Tukang Parkir di Pulogebang Disiram Air Keras, Saat Cegah Tawuran

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Disiram air keras. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Disiram air keras. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Waspada saat berada di jalanan karena kejahatan datang kapan saja. Seperti yang terjadi di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur.

Seorang pria berinisial A, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir warung kopi, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) pada Senin pagi (20/10/2025).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Raya Pulogebang LM.25 TL Auri, tepat di depan warung rokok, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung.

Kasubid Penmas Humas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polda Metro Jaya pada hari yang sama sekitar pukul 11.07 WIB.

Baca Juga :  91 Ribu Guru PAI Ikut PPG 2025, Siap Terima Tunjangan Profesi Mulai 2026

“Korban berinisial A. Pelaku masih dalam penyelidikan,” ujar Reonald, Selasa (21/10/2025).

Reonald menjelaskan, korban saat itu tengah berjaga di area parkir warung kopi. Ia melihat enam remaja berboncengan tiga motor keluar dari warung dan melaju ke arah lampu merah. Tak lama kemudian, muncul lima motor lain dari arah Bekasi dengan sepuluh remaja di atasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua kelompok berpapasan dan langsung saling menantang. Melihat situasi memanas, korban berusaha melerai dan meminta mereka bubar.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan di Jabodetabek 15–17 September 2025, Warga Bogor Waspada

“Korban berteriak agar para remaja tidak membuat keributan,” jelas Reonald.

Namun, aksi damai itu malah berujung malapetaka. Seorang remaja turun dari motor dan menyiramkan air keras ke tubuh korban. Warga yang panik langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat, sementara para pelaku kabur melarikan diri.

Polisi telah memeriksa tiga saksi, yakni EK, NP, dan AR, serta tengah memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Hingga kini, motif pasti belum diketahui, namun polisi menduga peristiwa itu berkaitan dengan tawuran remaja yang tersulut di sekitar lokasi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru