Menghidupkan Mendiang lewat Avatar AI: Teknologi Duka Korea

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menembus batas kematian. Warga Korea Selatan kini memanfaatkan teknologi AI untuk merekonstruksi memori mendiang keluarga di tengah perdebatan etika yang sengit. Dok: Istimewa.

Menembus batas kematian. Warga Korea Selatan kini memanfaatkan teknologi AI untuk merekonstruksi memori mendiang keluarga di tengah perdebatan etika yang sengit. Dok: Istimewa.

SEOUL, POSNEWS.CO.ID – Pemuda berusia 28 tahun Lee Geon Hui memilih hadiah sangat unik untuk sang ayah. Ia memesan video animasi kecerdasan buatan (AI) dari mendiang sang kakek.

Sapaan Hangat dari Alam Baka

Mendiang sang kakek wafat akibat kecelakaan sebelum Geon Hui lahir. Sang ayah memendam rasa rindu yang sangat mendalam kepada mendiang.

Geon Hui kemudian menulis naskah percakapan khusus untuk proyek ini. Perusahaan teknologi Vaice membantu memproses video berdurasi pendek tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video itu, sosok virtual sang kakek menyapa ayahnya secara hangat. Sang kakek meminta maaf atas kesalahan masa lalu melalui layar digital.

Ayah Geon Hui meneteskan air mata haru saat menyaksikan tayangan tersebut. Geon Hui merasa sangat bahagia karena berhasil menghibur hati sang ayah.

Bisnis Rekreasi Mendiang Tumbuh Subur

Masyarakat Korea Selatan kini semakin akrab dengan teknologi duka digital. Banyak perusahaan rintisan menawarkan jasa rekonstruksi video dan suara mendiang.

Baca Juga :  Mandat Yaounde: AS Serang WTO Saat Tiongkok Pasang Badan Bela Perdagangan Multilateral

Acara televisi lokal juga rutin menampilkan konser virtual penyanyi legendaris yang sudah wafat. CEO Vaice Jeongu Won mengonfirmasi lonjakan permintaan pelanggan saat ini.

Vaice melayani sekitar 300 pelanggan setiap bulan secara konsisten. Mayoritas pemesan merupakan kalangan paruh baya yang merindukan orang tua mereka.

Proses pembuatan video hanya membutuhkan beberapa foto dan contoh suara singkat mendiang. Biaya pembuatan video berdurasi tiga menit mencapai 600.000 won atau sekitar 390 dolar AS.

Keluarga biasanya memutar video ini saat ritual upacara peringatan hari kematian mendiang.

Ancaman Kejutan Budaya dan Dampak Psikologis

Namun inovasi teknologi ini memicu perdebatan etika yang sangat serius. Pakar kecerdasan buatan KAIST Yong Man Ro menyebut inovasi ini sebagai senjata bermata dua.

Inovasi ini berpotensi memicu kejutan budaya yang belum pernah ada sebelumnya. Eksekutif JL Standard Choi Yu Ha juga mengakui adanya kecurigaan awal dari masyarakat.

Baca Juga :  Rekor Gila GTA VI: Rajai Puncak Tangga Lagu PlayStation Store

Sebagian masyarakat khawatir teknologi ini justru membuka kembali luka duka keluarga.

Pakar psikologi juga menyoroti risiko kehadiran asisten kencan duka (deathbots) interaktif. Chatbot interaktif berpotensi mengacaukan proses duka alami manusia.

Proses duka yang sehat menuntut penerimaan kenyataan kehilangan secara utuh. Sebaliknya, interaksi dua arah dengan mesin justru menjebak keluarga dalam fantasi semu.

Mendesak Kehadiran Regulasi Hak Mendiang

Guru Besar Hukum Universitas Kyung Hee Choung Wan mendesak pemerintah merilis regulasi hukum secepatnya. Negara harus melindungi martabat dan hak suara mendiang dari eksploitasi komersial.

Undang-undang baru wajib melarang pembuatan versi AI jika mendiang menolak semasa hidup. Perusahaan teknologi juga harus membatasi penggunaan data pribadi mendiang tanpa izin ahli waris.

Vaice sendiri memilih bersikap sangat hati-hati terhadap pengembangan teknologi interaktif real-time. Mereka enggan merilis fitur percakapan langsung tanpa pengawasan tim ahli perusahaan.

Hingga kini, publik masih menanti langkah tegas pemerintah dalam menyusun aturan hukum teknologi duka ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPPO Resmi Rilis Reno 16 Series di Indonesia
UBTech Resmi Rilis Robot Humanoid Pendamping U1
Realme Resmi Rilis Duet HP Gaming P4 Series
Ekosistem Kompetitif 2XKO: Riot Games Rangkul Komunitas
EWC 2026: Team Liquid Lelang Jersi Resmi untuk UNICEF
Apple Gandeng Google Gemini untuk Bangun Ulang Siri
Intel Luncurkan Prosesor Handheld Arc G3 dan G3 Extreme
Kecewa Berat: Xbox Pastikan Call of Duty: MW 4 Absen

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:30 WIB

OPPO Resmi Rilis Reno 16 Series di Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:00 WIB

UBTech Resmi Rilis Robot Humanoid Pendamping U1

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:30 WIB

Menghidupkan Mendiang lewat Avatar AI: Teknologi Duka Korea

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:54 WIB

Realme Resmi Rilis Duet HP Gaming P4 Series

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:39 WIB

Ekosistem Kompetitif 2XKO: Riot Games Rangkul Komunitas

Berita Terbaru

Lompatan harga kelas premium. OPPO resmi merilis Reno 16 Series di Indonesia dengan kenaikan harga ekstrem di tengah kehadiran asisten AI pintar. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

OPPO Resmi Rilis Reno 16 Series di Indonesia

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:30 WIB

Solusi kesepian masa depan. UBTech resmi meluncurkan robot humanoid ultra-realistis U1 untuk mendampingi kaum lajang dan lansia secara setia. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

UBTech Resmi Rilis Robot Humanoid Pendamping U1

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:00 WIB

Menembus batas kematian. Warga Korea Selatan kini memanfaatkan teknologi AI untuk merekonstruksi memori mendiang keluarga di tengah perdebatan etika yang sengit. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Menghidupkan Mendiang lewat Avatar AI: Teknologi Duka Korea

Minggu, 5 Jul 2026 - 10:30 WIB

Sejarah emas skuad Hiu Biru. Tanjung Verde pulang dengan kepala tegak usai memaksa Argentina bertarung hingga babak tambahan waktu. Dok: Istimewa.

SPORT

Tanjung Verde Tahan Argentina Hingga Babak Tambahan

Minggu, 5 Jul 2026 - 10:12 WIB

Singa Atlas cetak sejarah. Maroko melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 usai membungkam Kanada lewat aksi gemilang Azzedine Ounahi. Dok: Istimewa.

SPORT

Dua Gol Azzedine Ounahi Bawa Maroko Tekuk Kanada 3-0

Minggu, 5 Jul 2026 - 09:40 WIB