Ukraina Tuduh Rusia Lakukan Kejahatan Usai Serangan Drone

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rekaman video memperlihatkan drone militer Rusia mengejar dan melukai seorang pedagang sayur di Kherson. Dok: Istimewa.

Rekaman video memperlihatkan drone militer Rusia mengejar dan melukai seorang pedagang sayur di Kherson. Dok: Istimewa.

Rekaman Drone Mengejar Pedagang Sayur Di Kherson

KHERSON, POSNEWS.CO.ID – Polisi Ukraina merilis rekaman video mengejutkan pada Selasa. Video tersebut memperlihatkan drone militer mengejar seorang pedagang. Pasukan Rusia mengarahkan drone langsung ke mobil korban. Pedagang bernama Yurii melompat untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Spanyol Usulkan Larangan Media Sosial bagi Remaja, Elon Musk Sebut PM Sánchez Tiran

Namun, ledakan drone melukai kedua kaki Yurii. Istri Yurii berhasil melarikan diri dari lokasi. Petugas kesehatan segera membawa Yurii ke rumah sakit. Sementara itu, jurnalis Reuters memverifikasi lokasi kejadian tersebut.

Kecaman Zelenskyy Dan Peningkatan Korban Sipil

Presiden Volodymyr Zelenskyy mengecam keras serangan biadab pasukan Rusia. Zelenskyy menilai Rusia telah kehilangan akal sehat. Oleh karena itu, Zelenskyy mendesak penguatan tekanan internasional. Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha menyampaikan tuduhan serupa. Sybiha menilai Moskow sengaja menakut-nakuti warga sipil Ukraina.

Selain itu, PBB mencatat lonjakan korban warga sipil. Serangan drone Rusia memicu kenaikan korban sebesar 37%. Kemudian, Rusia menuduh Ukraina melancarkan serangan balasan. Namun, pihak Kyiv membantah tuduhan penyerangan warga sipil. Ukraina menegaskan militer hanya menyerang fasilitas industri musuh.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik
Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman
CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump
AS, Jepang, dan Korsel Tegaskan Komitmen Dukung Taiwan
Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa
Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu
Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi
Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:43 WIB

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Rabu, 23 September 2026 - 11:37 WIB

Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman

Rabu, 23 September 2026 - 09:00 WIB

AS, Jepang, dan Korsel Tegaskan Komitmen Dukung Taiwan

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 September 2026 - 07:01 WIB

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu

Berita Terbaru

Kanselir Jerman Friedrich Merz hadapi krisis politik usai kekalahan parah Partai CDU di pemilu regional. Simak rincian analisis perolehan suara AfD. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:43 WIB

Pejabat Houthi menjamin keamanan kapal Amerika Serikat di Laut Merah sambil memperingatkan sekutu Arab Saudi. Simak rincian pernyataan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:37 WIB