Starmer Bela Posisi Inggris: Tolak Serangan Ofensif ke Iran

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara resmi membela sikap pemerintahannya terkait konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Ia menepis kritik Presiden Donald Trump dengan menegaskan bahwa setiap tindakan militer Inggris harus memiliki landasan hukum yang “kokoh”.

Berbicara di hadapan parlemen yang hening, Starmer menjelaskan bahwa Inggris tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran pada hari Sabtu. Meskipun demikian, ia berkomitmen untuk melindungi warga Inggris di wilayah Teluk dari hujan misil dan drone Iran yang ia sebut sebagai tindakan “serampangan”.

Menghindari “Kesalahan Irak” dan Rezim Change

Sebagai mantan pengacara hak asasi manusia, Starmer menonjolkan komitmennya terhadap hukum internasional. Ia secara eksplisit merujuk pada invasi Irak tahun 2003 sebagai pelajaran pahit yang tidak boleh Inggris ulangi.

“Kita semua ingat kesalahan di Irak. Setiap tindakan Inggris harus selalu memiliki basis hukum dan rencana yang matang,” tegas Starmer. Ia juga menambahkan bahwa pemerintahannya saat ini tidak percaya pada konsep pergantian rezim (regime change) melalui serangan udara. Pernyataan ini merupakan respon langsung terhadap strategi agresif Washington yang bertujuan menggulingkan kepemimpinan di Teheran.

Ketegangan dengan Donald Trump dan Isu Diego Garcia

Perselisihan ini menciptakan ketegangan langka antara dua sekutu transatlantik tersebut. Presiden Donald Trump sebelumnya melontarkan kritik melalui Daily Telegraph, menuduh Starmer terlalu lama memberikan izin penggunaan pangkalan militer AS di wilayah Inggris.

Trump merasa kecewa karena Starmer tampak terlalu “khawatir dengan legalitas” serangan tersebut. Namun, pada Minggu malam, Starmer akhirnya menyetujui permintaan AS untuk menggunakan pangkalan udara strategis Diego Garcia. Izin ini hanya berlaku untuk misi yang bersifat “defensif”. Starmer menilai langkah ini sangat esensial guna melindungi sekitar 300.000 warga Inggris yang saat ini menetap di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Teheran dalam Cengkeraman Cemas: Warga Bersiap Hadapi Ancaman di Tengah Krisis Ekonomi

Tekanan Politik Dalam Negeri dan Krisis Chagos

Kebijakan Starmer ini memicu serangan dari berbagai spektrum politik di dalam negeri. Kelompok sayap kiri mendesaknya untuk mengecam aksi militer AS-Israel, sementara pemimpin Reform UK, Nigel Farage, melabeli respon awal Starmer sebagai hal yang “menyedihkan”.

Selain itu, hubungan kedua pemimpin semakin memanas terkait kesepakatan kedaulatan Kepulauan Chagos. Trump menyatakan “sangat kecewa” atas keputusan Starmer yang menyerahkan kedaulatan kepulauan tersebut kepada Mauritius. Trump mengkhawatirkan masa depan pangkalan Diego Garcia di bawah pengaturan baru tersebut. Meskipun begitu, juru bicara Downing Street menegaskan bahwa hubungan bilateral Inggris-AS tetap kuat sebagai sekutu setia selama puluhan tahun.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC
Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta H. Tri Waluyo SH. (Posnews/MR)

JABODETABEK

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:35 WIB