Update Bencana Alam di Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Operasi SAR Dikebut

Minggu, 30 November 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPB Suharyanto. (Posnews/Ist)

Kepala BNPB Suharyanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Operasi Tim SAR gabungan dikebut. Jumlah korban akibat banjir dan longsor yang menghantam tiga provinsi di Pulau Sumatera terus meningkat.

BNPB mengungkapkan total 442 warga meninggal dunia dan 402 orang masih hilang hingga Minggu (30/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data itu merupakan akumulasi dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, disampaikan Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers Minggu malam.

Suharyanto menyebut korban jiwa di Aceh bertambah menjadi 96 orang, sementara 75 warga masih hilang. Korban tersebar di 11 kabupaten/kota dari total 18 wilayah terdampak.

Ia memastikan Kota Langsa kini kembali bisa diakses, dan setelah pengecekan, tidak ditemukan korban jiwa.

Baca Juga :  BPBD DKI Jakarta Naikkan Status Pintu Air Pasar Ikan ke Siaga 2, Warga Penjaringan Waspada

“Di sana tidak ada korban jiwa. Ini kabar baik,” ujar Suharyanto.

Dari tiga provinsi, Sumatera Utara mencatat korban terbanyak, yakni 217 meninggal dan 209 masih hilang. Mayoritas korban ditemukan di Kabupaten Tapanuli Selatan, seiring operasi pencarian yang masih digencarkan tim SAR.

Jumlah pengungsi juga melonjak drastis karena warga yang sebelumnya mengungsi mandiri kini berpindah ke posko resmi.

“Jumlah pengungsi bertambah karena fasilitas di posko lebih memadai,” jelasnya.

Sumatera Barat Mulai Pulih, Tapi Korban Tetap Tinggi

Sementara itu, Sumatera Barat melaporkan 129 korban meninggal dan 118 warga masih hilang. Meski demikian, provinsi ini disebut mulai pulih lebih cepat, terlebih cuaca cerah mulai kembali muncul.

Baca Juga :  Perang Semikonduktor: Perebutan Minyak Baru Abad ke-21

Di sejumlah wilayah, pengungsi bahkan mulai kembali ke rumah pada siang hari untuk membersihkan material banjir dan longsor. Kabupaten Agam menjadi daerah terdampak terberat dengan 87 meninggal dan 76 hilang.

Suharyanto menegaskan operasi pencarian dan pertolongan tetap digelar tanpa henti. BNPB bersama berbagai unsur TNI, Polri, dan relawan terus membuka akses jalur darat yang masih tertutup longsor.

Selain itu, distribusi logistik terus dikebut menggunakan berbagai skema, mulai dari darat, jalur udara, hingga bantuan dapur umum di lokasi pengungsian. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB