Update Data Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, BNPB: 604 Meninggal, 464 Hilang

Senin, 1 Desember 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatera. (Posnews/Ist)

Petugas Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatera. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jumlah korban bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera terus bertambah. Hingga kini Tim SAR gabungan masih terus mencari korban yang hilang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data korban banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data dari dashboard resmi BNPB per Senin (1/12/2025) pukul 18.45 WIB mencatat 604 orang meninggal dan 464 orang masih hilang.

Baca Juga :  Benteng di Bawah Ballroom: Proyek East Wing White House Senilai $400 Juta

BNPB juga melaporkan 2.600 warga luka-luka, sekitar 1,5 juta orang terdampak, serta 570 ribu warga mengungsi ke lokasi aman.

Rincian Korban per Provinsi

Aceh

  • Meninggal: 156 orang
  • Hilang: 181 orang
  • Luka-luka: 1.800 orang

Sumatera Barat (Sumbar)

  • Meninggal: 165 orang
  • Hilang: 114 orang
  • Luka-luka: 112 orang

Sumatera Utara (Sumut)

  • Meninggal: 283 orang
  • Hilang: 169 orang
  • Luka-luka: 613 orang
Baca Juga :  Update Longsor Cilacap: 2 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Kejar 5 Korban Yang Hilang

Selain korban jiwa, BNPB mencatat kerusakan berat pada infrastruktur dan rumah warga. Sebanyak 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rusak sedang, dan 20.500 rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada 271 jembatan dan 282 fasilitas pendidikan.

BNPB memastikan tim gabungan terus memutakhirkan data, mempercepat pencarian korban hilang, serta menyalurkan bantuan ke seluruh wilayah terdampak. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol
Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat
Travel Umrah Bermasalah Masih Marak, Kemenhaj Terima 72 Laporan Jemaah
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah Sejak Pagi, Hujan Petir Mengintai Sore Hari
Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab
Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump
Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai
Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 07:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol

Senin, 22 Juni 2026 - 06:57 WIB

Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat

Senin, 22 Juni 2026 - 06:47 WIB

Travel Umrah Bermasalah Masih Marak, Kemenhaj Terima 72 Laporan Jemaah

Senin, 22 Juni 2026 - 06:23 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah Sejak Pagi, Hujan Petir Mengintai Sore Hari

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:53 WIB

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Berita Terbaru

Bara musim panas di Eropa. Gelombang panas ekstrem memaksa Perancis membatasi alkohol di ruang publik dan Spanyol menutup area fan zone Piala Dunia. Dok: REUTERS/Guglielmo Mangiapane

INTERNASIONAL

Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol

Senin, 22 Jun 2026 - 07:00 WIB

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat

Senin, 22 Jun 2026 - 06:57 WIB

Klaim sabotase di Washington. Presiden Donald Trump menuduh perusak merusak lapisan cat baru Reflecting Pool yang kini mengelupas dan berlumut hijau. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

INTERNASIONAL

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Jun 2026 - 21:53 WIB