Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menjadi korban penyiraman air keras di Jakarta. (Posnews/MK)

Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menjadi korban penyiraman air keras di Jakarta. (Posnews/MK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar terbaru datang dari RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo.

Tim dokter memastikan kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kini stabil setelah menjadi korban penyiraman air keras brutal di Jakarta Pusat.

Pihak RSCM menegaskan, kondisi umum pasien sudah terkendali dan tidak mengancam nyawa. Meski demikian, tim medis terus memantau perkembangan secara ketat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi Stabil, Penanganan Berlanjut

Selanjutnya, RSCM langsung melanjutkan perawatan secara bertahap. Dokter menyiapkan serangkaian tindakan lanjutan, termasuk rekonstruksi jaringan guna memaksimalkan pemulihan, terutama pada fungsi penglihatan korban.

RSCM juga memastikan seluruh penanganan dilakukan secara komprehensif dan profesional, mengingat kasus ini tergolong trauma berat akibat paparan bahan kimia berbahaya.

Baca Juga :  Misteri Wanita Terapis Tewas di Pejaten, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Sebelumnya, tim medis menangani Andrie pada Jumat (13/3/2026) dini hari. Saat tiba di IGD, korban langsung mengeluhkan luka bakar serius di wajah, leher, dada, punggung, hingga kedua lengan, serta gangguan penglihatan pada mata kanan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam. Dokter kemudian menemukan luka bakar mencapai sekitar 20 persen dari tubuh korban.

Tak hanya itu, Andrie juga mengalami trauma kimia berat pada mata kanan dengan tingkat keparahan derajat tiga pada fase akut.

Kondisi ini memicu penurunan tajam penglihatan dan merusak permukaan kornea.

Baca Juga :  Wanita Tewas di Cipayung, Pelaku Dibekuk di Tol Tangerang–Merak Saat Kabur ke Sumatera

Operasi Darurat Dilakukan

Untuk menyelamatkan fungsi mata, tim RSCM langsung bergerak cepat. Dokter melakukan pembersihan jaringan rusak serta transplantasi membran amnion guna melindungi permukaan mata dan mempercepat proses penyembuhan.

Langkah medis ini menjadi krusial untuk mencegah kerusakan permanen pada penglihatan korban.

Di sisi lain, kasus penyiraman air keras ini terjadi pada Kamis (12/3/2026) di Jakarta Pusat. Berdasarkan keterangan Polda Metro Jaya, pelaku diduga berjumlah empat orang yang beraksi menggunakan dua sepeda motor.

Kini, polisi terus memburu para pelaku dan mendalami motif di balik aksi keji tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Berita Terbaru