Demokrat Siap Polisikan Pemilik Akun TikTok Penuding SBY Dalang Isu Ijazah Jokowi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (Posnews/Setpres)

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Partai Demokrat bersiap melaporkan Sudiro Wi Budhius M Piliang, pemilik akun TikTok, ke polisi awal pekan depan.

Langkah tegas ini diambil jika Budhius tak menyampaikan permintaan maaf terbuka usai dilayangkan somasi.

Demokrat melayangkan somasi karena Budhius menuding Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada di balik isu ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sepertinya hari Senin kami buat laporan. Kemungkinan di Polda,” tegas Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga :  Serangan Kediaman Putin: Dubes AS Ragukan Klaim Rusia

Namun hingga kini, permintaan maaf terbuka belum diterima. Meski demikian, Renanda mengungkapkan sudah ada komunikasi antara Budhius dan salah satu kader Demokrat.

“Saya dengar sudah ada komunikasi. Tapi yang diminta adalah permintaan maaf terbuka, dan itu belum ada,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat resmi menyomasi Budhius.

Somasi itu diteken enam advokat, yakni Muhajir, Cepi Hendrayani, Jimmy Himawan, Novianto Rahmantyo, Nurhidayat Umacina, dan Teuku Irmansyah Akbar.

Keabsahan surat somasi dibenarkan Kepala Bakomstra Demokrat, Herzaky Mahendra Putra.

Dalam unggahan TikTok yang dipersoalkan, Budhius menyebut SBY “tidak bisa bermain bersih” dan menuding isu ijazah digunakan untuk menjatuhkan lawan politik agar Jokowi tak lagi berperan sebagai king maker Pilpres.

Baca Juga :  Gelar Ngopi Kamtibmas di Kebon Kelapa, Polisi Bahas Isu Tawuran hingga Narkoba

Demokrat menilai konten tersebut menyesatkan dan merusak nama baik SBY serta partai. Tak hanya Budhius, tiga akun lain—Zulfan Lindan, Agri Fanani, dan Kajian Online—juga ikut disomasi.

Dalam suratnya, Demokrat memberi tenggat 3×24 jam kepada para terlapor untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka. Jika diabaikan, jalur hukum siap ditempuh tanpa kompromi.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas
Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI
Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan
Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026
KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan
KPK Tangkap Bupati Pemalang, Kantor PUPR dan Rumah Kontraktor Disegel

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:46 WIB

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:01 WIB

Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:22 WIB

Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan

Berita Terbaru

Solusi komputasi harian yang ringkas. COLORFUL merilis laptop Rimbook L1 Plus berlayar 16 inci 2.5K dan prosesor AMD Ryzen 7 7735HS. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

COLORFUL Resmi Meluncurkan Rimbook L1 Plus Ryzen 7

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:10 WIB