Update Tanah Longsor di Banjarnegara Tewaskan 2 Orang, 27 Warga Masih Hilang

Selasa, 18 November 2025 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mencari korban longsor di Desa Cibeunying Majenang, Cilacap, menggunakan alat berat dan Anjing pelacak. (Posnews/Ist)

Tim SAR gabungan mencari korban longsor di Desa Cibeunying Majenang, Cilacap, menggunakan alat berat dan Anjing pelacak. (Posnews/Ist)

BANJARNEGARA, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR hingga kini ekstra keras mencari korban yang masih tertimbun tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Bencana tanah longsor ini menewaskan dua warga dan membuat 27 orang lainnya hilang, Senin (17/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Semarang, Budiono, menyatakan:

“Data terakhir yang kami peroleh, masih ada 27 warga yang belum diketahui keberadaannya.”

Budiono menegaskan, tim SAR fokus melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban. Proses pencarian ini akan dilanjutkan pada Selasa (18/11/2025).

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Longsor di Cisarua Bandung Barat, 113 Warga Terdampak

Sejauh ini, 823 warga sudah diungsikan ke lokasi aman, sementara 41 warga berhasil dievakuasi ke hutan sekitar lokasi longsoran.

“Hari ini tim mengevakuasi 41 warga yang berhasil menyelamatkan diri ke hutan,” ujar Budiono.

Korban Longsor Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara:

Sejauh ini, tim SAR mencatat dua warga meninggal dunia, yakni Luwih (P) dan Darti (P).

Sementara 27 warga lainnya dilaporkan hilang, termasuk: Saminem, Kaswanto, Aminah, Wanto, Kasno, Dangseng, Faiz, Suwi, Ny. Tiaryo, Watri, Marsiah, Warjono, Soliah, Sugiono, Maryuni (istri Kaswanto), Susanti, Tunem, Jonathan, Raya, Mistri, Intan, Lipah, Sartini, Hendrik, Samyono, Esiah, dan Maryono.

Baca Juga :  Update Longsor Bandung Barat: 82 Orang Hilang, 8 Tewas - SAR Kerahkan Drone

Tim SAR terus melanjutkan pencarian untuk menemukan seluruh korban yang hilang.

Selanjutnya, tim SAR akan memperluas pencarian dan melakukan pendataan warga secara menyeluruh. Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan darurat bagi para pengungsi, termasuk logistik, tenda, dan layanan medis.

Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan dan mengikuti arahan petugas evakuasi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim
Tewas Dikeroyok Massa, Polisi Belum Pastikan Pria di Morowali Mencuri Motor
Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Jakarta, 4 Tersangka Ditangkap
KKN UNSIKA Bangun Insinerator, Atasi Krisis Sampah di Pantai Pulau Putri Cikeong
Polisi Bongkar Sindikat Buzzer Hoaks, 8 Tersangka Raup Uang Konten Provokasi
AKP Pardiman Masih Diperiksa Propam, Polda Metro Ungkap Fakta Kasus Etomidate
Tawuran Maut di Cilincing: Remaja 19 Tahun Tewas, Dua Pelaku Diburu Polisi
Bentrokan Jalan Tambak Makin Panas, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:52 WIB

Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Tewas Dikeroyok Massa, Polisi Belum Pastikan Pria di Morowali Mencuri Motor

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:37 WIB

Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Jakarta, 4 Tersangka Ditangkap

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:31 WIB

KKN UNSIKA Bangun Insinerator, Atasi Krisis Sampah di Pantai Pulau Putri Cikeong

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:25 WIB

Polisi Bongkar Sindikat Buzzer Hoaks, 8 Tersangka Raup Uang Konten Provokasi

Berita Terbaru

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna. (Posnews/Humas Kejagung)

NASIONAL

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:27 WIB