Viral Penganiayaan Ojol di Kembangan, Paspampres Serahkan Kasus ke Mabes TNI

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, penganiayaan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) memberikan klarifikasi resmi setelah video penganiayaan pengemudi ojek online (ojol) di Kembangan, Jakarta Barat, viral dan menyeret nama institusi tersebut.

Paspampres menegaskan tidak satu pun anggotanya terlibat langsung dalam insiden itu serta meluruskan identitas terduga pelaku.

Asisten Intelijen Komandan Paspampres (Asintel Danpaspampres) Kolonel Inf. Mulyo Junaidi menyatakan hasil pemeriksaan internal memastikan pelaku bukan anggota Paspampres, melainkan prajurit TNI yang berdinas di Detasemen Markas (Denma) Mabes TNI.

“Kami sudah melakukan pengecekan. Yang bersangkutan bukan anggota Paspampres,” ujar Mulyo kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).

Berdasarkan hasil tersebut, Paspampres menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada Mabes TNI dan aparat kepolisian, termasuk proses hukum terhadap oknum yang bersangkutan.

Baca Juga :  Jabatan Kepala BAIS TNI Diserahkan, 4 Prajurit Diduga Terlibat Kasus Air Keras Aktivis

Kasus ini bermula ketika pengemudi ojol berinisial HRS (26) melaporkan penganiayaan yang ia alami di Jalan Haji Lebar, Kembangan, pada Kamis dini hari, 5 Februari 2026.

Korban kemudian mengunggah video dan foto luka akibat penganiayaan ke media sosial, hingga peristiwa itu menyebar luas dan memicu perhatian publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan korban dan hasil laporan kepolisian, insiden terjadi akibat kesalahan alamat tujuan saat mengantar penumpang.

Korban terlibat adu mulut, menerima makian, lalu oknum TNI memukul korban hingga mengalami luka.

Baca Juga :  Ibu Jual Anak Kandung Rp17,5 Juta ke Jaringan Suku Anak Dalam, 10 Pelaku Diciduk Polisi

Korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kembangan dengan nomor laporan LP/B/080/II/2026/POLSEK KEMBANGAN/POLRES METRO JAKARTA BARAT/POLDA METRO JAYA.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto membenarkan pihak kepolisian telah menerima laporan korban sejak Kamis (5/2/2026) dini hari dan masih terus melakukan penyelidikan.

“Penyidik masih menangani perkara ini dan terus mendalami keterlibatan pihak-pihak terkait,” ujar Budi.

Klarifikasi Paspampres ini menepis informasi keliru yang beredar di media sosial sekaligus menjawab spekulasi publik terkait dugaan keterlibatan pasukan pengamanan tertentu dalam kasus penganiayaan yang menyita perhatian warganet. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Geledah 14 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Samin Tan, Alat Berat Disita
Prostitusi Online via MiChat di Cilegon, Korban Dipaksa Layani 10 Pria Semalam
WFH Hari Jumat di Jakarta? Pemprov DKI Siap Eksekusi, Tunggu Lampu Hijau Pusat
Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka
Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini
Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK
Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang
Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 15:07 WIB

Kejagung Geledah 14 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Samin Tan, Alat Berat Disita

Senin, 30 Maret 2026 - 14:21 WIB

Prostitusi Online via MiChat di Cilegon, Korban Dipaksa Layani 10 Pria Semalam

Senin, 30 Maret 2026 - 14:05 WIB

WFH Hari Jumat di Jakarta? Pemprov DKI Siap Eksekusi, Tunggu Lampu Hijau Pusat

Senin, 30 Maret 2026 - 11:37 WIB

Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka

Senin, 30 Maret 2026 - 09:46 WIB

Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini

Berita Terbaru