JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa menghebohkan mengguncang Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Seorang warga binaan berinisial SAK (38) ditemukan tewas tergantung di area rutan, Jumat (23/1/2026).
Temuan ini langsung membuat suasana rutan geger.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, korban diduga kuat bunuh diri dengan cara menggantungkan diri.
SAK ditemukan tergantung di pintu teralis besi akses tangga Gedung RA Koesnoen. Dari pemeriksaan awal, petugas mendapati bekas lilitan di leher korban.
βBenar, seorang warga binaan berinisial SAK (38) ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di Rutan Kelas I Cipinang,β tegas Budi kepada wartawan.
Lebih lanjut, polisi mengamankan barang bukti kain yang dililit menyerupai tali di lokasi kejadian.
Saat ini, jenazah SAK telah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa tragis ini bermula ketika lonceng steril dibunyikan sekitar pukul 16.30 WIB, tanda seluruh warga binaan wajib kembali ke blok masing-masing.
Namun, saat alarm blok berbunyi pukul 17.00 WIB, petugas mendapati SAK tidak berada di dalam sel.
Petugas rutan bersama warga binaan lain langsung menyisir area gedung. Hasilnya, pada pukul 18.02 WIB, SAK ditemukan sudah tergantung dan tak bernyawa.
Diketahui, korban tengah menjalani proses hukum kasus penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.
Kasus ini kini ditangani Polres Metro Jakarta Timur untuk memastikan tidak ada unsur lain di balik kematian yang mengundang tanda tanya tersebut. (red)
Editor : Hadwan





















