15 Ribu Korban, Dana Rp2,4 T Raib – Dude Herlino Terseret Kasus DSI Angkat Bicara

Kamis, 2 April 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktor Dude Herlino Bersama istri Alyssa Soebandono memberikan keterangan usai diperiksa Bareskrim terkait kasus PT Dana Syariah Indonesia. (Posnews/Ist)

Aktor Dude Herlino Bersama istri Alyssa Soebandono memberikan keterangan usai diperiksa Bareskrim terkait kasus PT Dana Syariah Indonesia. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan penipuan investasi berbasis syariah di PT Dana Syariah Indonesia (DSI) makin panas.

Nama publik figur ikut terseret, termasuk Dude Herlino yang langsung buka suara usai diperiksa penyidik Bareskrim Polri, Kamis (2/4/2026).

Dude dengan tegas membantah terlibat dalam pusaran internal perusahaan. Ia menegaskan posisinya murni sebagai brand ambassador (BA), bukan bagian dari manajemen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja saya profesional, hanya sebagai brand ambassador. Di luar itu tidak ada keterlibatan,” tegas Dude.

Diperiksa Bareng Istri, Fokus Peran Brand Ambassador

Dude bersama istrinya, Alyssa Soebandono, diperiksa sebagai saksi. Kuasa hukum mereka, Muhammad Al Ayubi Harahap, menjelaskan penyidik lebih banyak mendalami tugas kliennya sebagai BA.

Menurutnya, kerja sama Dude dengan PT DSI bersifat profesional dan diikat kontrak resmi yang diperbarui setiap tahun.

“Klien kami adalah pihak eksternal. Tidak terlibat dalam aktivitas internal perusahaan,” jelasnya.

Baca Juga :  Mesin Cetak Gutenberg: Internet Abad ke-15 yang Meruntuhkan Monopoli Informasi

Cek Legalitas Sebelum Teken Kontrak

Dude juga mengungkap dirinya sempat mengecek aspek legalitas sebelum menerima kerja sama, termasuk pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan keberadaan Dewan Pengawas Syariah.

Namun, ia mengaku baru memahami dugaan skema bermasalah setelah mengikuti Rapat Dengar Pendapat di DPR RI yang melibatkan berbagai lembaga, termasuk PPATK dan Bareskrim.

Di sisi lain, penyidik mengungkap skala kasus ini sangat besar. Sebanyak 15 ribu lender diduga menjadi korban, dengan total kerugian mencapai Rp2,4 triliun dalam periode 2018–2025.

Direktur Reserse Kriminal Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri, menyebut modus yang digunakan adalah proyek fiktif.

Data borrower lama dicatut dan “disulap” seolah-olah memiliki proyek baru untuk menarik dana investor.

4 Bos DSI Jadi Tersangka

Bareskrim telah menetapkan empat petinggi PT DSI sebagai tersangka, yaitu:

  • Taufiq Aljufri (Direktur Utama)
  • Mery Yuniarni (mantan Direktur)
  • Arie Rizal Lesmana (Komisaris)
  • AS (Founder sekaligus mantan Direktur)
  • Rekening Diblokir, Uang Disita
Baca Juga :  Menlu China Wang Yi Mulai Tur Afrika, 70 Tahun Persahabatan

Dalam pengembangan kasus, polisi telah memblokir 63 rekening milik DSI dan afiliasinya. Selain itu, uang sekitar Rp4 miliar dari 41 rekening berhasil disita sebagai barang bukti awal.

Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal berat, mulai dari KUHP, UU ITE, hingga UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Ancaman hukumannya tidak main-main, mulai dari pidana penjara hingga denda besar.

Alarm Keras Investasi Bodong Berkedok Syariah

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur investasi dengan label “syariah” tanpa memahami skema bisnisnya.

Legalitas formal saja tidak cukup—transparansi dan logika bisnis tetap harus diuji.

Dude pun menegaskan akan kooperatif membantu penyidikan. “Kami hadir sebagai saksi, semoga bisa membantu mengungkap kasus ini hingga tuntas,” tutupnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polisi Tetapkan 4 Tersangka
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Diamankan
GWM Tank Hantam Sejumlah Kendaraan di Palmerah, 1 Pengemudi Ojek Tewas
Buron ke Luar Negeri, Tersangka Penyelundupan 50 Ribu Ponsel Ditangkap di Soetta
PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Adukan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK
Biaya Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Ternyata Cukup Siapkan Sekitar Rp23 Juta
Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:56 WIB

GWM Tank Hantam Sejumlah Kendaraan di Palmerah, 1 Pengemudi Ojek Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Buron ke Luar Negeri, Tersangka Penyelundupan 50 Ribu Ponsel Ditangkap di Soetta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:18 WIB

PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Adukan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK

Berita Terbaru

Rockstar Games merilis edisi kolektor GTA 6 seharga Rp7 juta tanpa kaset gim, menegaskan tren gim konsol sebagai barang mewah. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Merilis Edisi Kolektor GTA 6 Seharga 6 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:22 WIB

Sennheiser merilis headphone Momentum 5 dengan kualitas suara superior, baterai lepas-pasang 57 jam, dan perkiraan harga Rp6,3 juta. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:10 WIB