27 Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Bekasi Dominasi Korban Awal 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi korban kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak dan tergenang air. (Posnews/Ist)

Ilustrasi korban kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak dan tergenang air. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mencatat lonjakan kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang di wilayah Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya sejak awal 2026.

Dari seluruh kasus yang terjadi, Kota Bekasi menjadi daerah dengan jumlah korban terbanyak, baik luka maupun meninggal dunia.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menegaskan, tren kecelakaan akibat kerusakan jalan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

β€œAda peningkatan dibanding tahun lalu. Wilayah Bekasi Kota paling banyak. Tercatat beberapa korban laka, salah satu faktornya karena kondisi jalan, dari Januari sampai hari ini,” ujar Komarudin, Jumat (20/2/2026).

27 Kecelakaan dalam 28 Hari, Satu Orang Tewas

Sebelumnya, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 27 kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang sepanjang 1–28 Januari 2026.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani merinci, dari 27 kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat, dan 20 orang luka ringan.

Baca Juga :  Polisi Dalami Kematian Selebgram Lula Lahfah, Reza Arap Dipanggil

β€œTotal kejadian laka akibat jalan berlubang dari 1 Januari sampai 28 Januari 2026 ada 27 kejadian. Rinciannya satu meninggal dunia, delapan luka berat, dan 20 luka ringan,” tegas Ojo, Kamis (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data tersebut menjadi alarm serius bagi keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang paling rentan saat melintasi jalan rusak dan tergenang air.

Pelajar Tewas di Jalan Matraman

Salah satu kasus tragis terjadi di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Seorang pelajar meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terperosok ke lubang di badan jalan.

Korban yang melaju dari arah selatan ke utara itu kehilangan kendali, terjatuh, dan mengalami luka berat di bagian kepala. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Update Rehabilitasi dari Presiden, KPK Tetap Usut Dugaan Korupsi Akuisisi PT JN oleh ASDP

Curah Hujan Tinggi Picu Kerusakan Jalan

Kerusakan jalan di berbagai titik dipicu curah hujan tinggi sejak awal 2026. Selain itu, banjir yang merendam sejumlah ruas jalan mempercepat kerusakan aspal dan memperparah lubang di badan jalan.

Komarudin menegaskan, data kecelakaan ini menjadi bahan evaluasi bersama instansi terkait untuk mempercepat perbaikan infrastruktur.

β€œData ini menjadi bahan evaluasi rutin bersama instansi terkait agar segera dilakukan langkah perbaikan,” ujarnya.

Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan saat hujan, serta memperhatikan kondisi jalan, khususnya di wilayah rawan seperti Bekasi dan Jakarta Timur.

Lonjakan kecelakaan akibat jalan berlubang ini menjadi peringatan keras bahwa faktor infrastruktur masih menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan di awal 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Tegaskan ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Berhak Ajukan Pleidoi di PN Batam
Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati
Cuaca Jabodetabek 21 Februari 2026, Berawan Tebal Hingga Hujan Ringan
Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka
Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran
Kronologi KA Bandara Soetta Tabrak Truk Trailer di Tangerang Terekam CCTV
Pemerintah Wacanakan Komnas HAM Punya Kewenangan Penyidikan Kasus HAM Berat
Begal Modus Pura-pura Diludahi di Cempaka Putih, Motor Pemuda Sukabumi Raib

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:51 WIB

Kejagung Tegaskan ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Berhak Ajukan Pleidoi di PN Batam

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:19 WIB

Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:53 WIB

Cuaca Jabodetabek 21 Februari 2026, Berawan Tebal Hingga Hujan Ringan

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:55 WIB

Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:45 WIB

Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran

Berita Terbaru

Minuman hangat seperti wedang jahe, susu kunyit, dan teh jahe lemon yang meningkatkan imun tubuh saat musim hujan. (Posnews/Bluebird Provisions on Unsplash)

NETIZEN

Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:55 WIB

Otonomi vs Federasi. Premier Alberta Danielle Smith mengumumkan referendum untuk membatasi jumlah imigran guna mengurangi beban berat pada layanan publik dan infrastruktur provinsi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:45 WIB