42 Hari Tanpa Hujan, Probolinggo Jadi Wilayah Terkering di Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Indonesia Masuk Kemarau Ekstrem.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Indonesia Masuk Kemarau Ekstrem. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Musim kemarau mulai berdampak di sejumlah wilayah Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lima daerah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat panjang hingga awal Juni 2026. Kondisi ini meningkatkan risiko kekeringan di berbagai daerah.

BMKG mencatat Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sebagai wilayah dengan periode tanpa hujan terpanjang, yakni 42 hari berturut-turut. Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyusul dengan 40 hari tanpa hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dan Kabupaten Bantul, DIY, masing-masing mengalami 39 hari tanpa hujan. Adapun Kabupaten Merauke, Papua Selatan, mencatat 32 hari tanpa hujan.

Data tersebut menunjukkan musim kemarau semakin menguat, terutama di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Papua.

Baca Juga :  Hujan Ringan Guyur Jabodetabek Hari Ini, BMG Minta Waspada Petir dan Angin Kencang

Sepertiga Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau

BMKG melaporkan sekitar 33,3 persen Zona Musim (ZOM) atau 233 wilayah musim di Indonesia telah memasuki musim kemarau hingga awal Juni 2026.

Musim kemarau kini melanda sebagian Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Lampung, serta Banten bagian utara.

Selain itu, kemarau juga mendominasi sebagian Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, hingga Papua Selatan.

BMKG memperkirakan puncak musim kemarau 2026 berlangsung bertahap mulai Juni hingga Agustus di berbagai wilayah Indonesia.

BMKG meminta pemerintah daerah, petani, dan masyarakat mewaspadai potensi kekeringan yang dapat mengganggu pasokan air bersih dan sektor pertanian.

Semakin lama hujan tidak turun, semakin besar risiko penurunan debit sungai, waduk, embung, dan sumber air masyarakat. Karena itu, daerah yang sudah memasuki musim kemarau perlu segera melakukan langkah antisipasi.

Baca Juga :  Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow

BMKG juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air, terutama di wilayah yang mulai mengalami kekeringan.

Waspadai Genangan di Wilayah yang Masih Diguyur Hujan

BMKG mengingatkan warga di daerah yang masih sering hujan agar waspada genangan dan banjir lokal.

Masyarakat diminta rutin membersihkan drainase, selokan, dan saluran air agar aliran tetap lancar saat hujan turun.

“Bagi wilayah kering, tetap hemat penggunaan air. Sementara bagi wilayah yang masih sering hujan, pastikan saluran air bersih agar aliran tetap lancar dan risiko genangan dapat diminimalkan,” imbau BMKG.

BMKG mengimbau masyarakat rutin memantau informasi cuaca untuk mengantisipasi musim kemarau dan cuaca ekstrem. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Berita Terbaru