7 Siswa SMA di Sunter Diduga Keracunan MBG, BPOM Turun Tangan

Kamis, 25 September 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung SMAN 15 Jakarta Utara. Dok: SMAN 15

Gedung SMAN 15 Jakarta Utara. Dok: SMAN 15

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Sebanyak tujuh siswa SMA Negeri 15 Jakarta di Sunter, Jakarta Utara, diduga keracunan usai menyantap menu MBG pada Senin (22/9/2025).

Para siswa itu mengalami gejala mual dan sakit perut setelah menyantap mi ayam suwir dengan buah semangka.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menjelaskan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sunter memproduksi 3.499 porsi makanan pada hari itu. Dari jumlah tersebut, 641 porsi didistribusikan ke SMAN 15 Jakarta.

“Yang diduga keracunan ada tujuh orang, tiga siswa dirawat di RSUD, empat lainnya ditangani di UKS sekolah. Gejalanya mual dan sakit perut,” kata Nanik, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga :  Bareskrim Polri Gerebek Home Industry Kosmetik Berbahaya, Produksi di Cirebon Sejak 2022

Sampel Makanan Diuji BPOM

Menurut Nanik, pihaknya sudah mengambil sampel makanan untuk diuji oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hasil uji laboratorium diperkirakan keluar dalam waktu tiga hari hingga satu pekan.

“Setiap hari semua menu selalu kami simpan sampelnya. Jadi jika ada kasus seperti ini, bisa langsung diuji,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, kata Nanik, bukan hanya siswa yang mengonsumsi makanan tersebut. Semua awak dapur hingga kepala SPPG juga ikut menyantap menu MBG pada pagi hari.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Tambora, Pengedar Ganja 2,1 Kg Ditangkap di Jembatan Besi

Meski ada laporan dugaan keracunan, Nanik menegaskan operasional SPPG Sunter tetap berjalan. Namun, ia memastikan pihaknya siap menghentikan distribusi jika hasil laboratorium membuktikan adanya keracunan.

“Kalau hasil lab menyatakan benar ada keracunan dari MBG, tentu SPPG langsung kami nonaktifkan,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, BGN langsung menggelar rapat internal. Pihaknya berjanji akan memperketat tata kelola dan standar operasional prosedur (SOP) agar kasus serupa tidak terulang.

“Kami serius memperbaiki sistem. Malam ini saja kami masih rapat tata kelola supaya SOP lebih ketat dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tambah Nanik. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP
Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran
Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:59 WIB

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran

Berita Terbaru