Bareskrim Sikat Jaringan Narkoba DWP 2025, 17 Tersangka Diciduk Sebelum Konser di Bali

Senin, 22 Desember 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri menyikat habis jaringan narkoba yang berniat meracuni pengunjung konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 di Bali.

Dalam operasi senyap dan brutal, polisi menangkap 17 tersangka, termasuk satu warga negara asing (WNA), sebelum pesta musik elektronik kelas dunia itu digelar di GWK Cultural Park, Bali, 12–14 Desember 2025.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bergerak cepat setelah mendeteksi indikasi kuat peredaran narkoba yang menyasar wisatawan dan penonton lintas negara.

Polisi langsung membongkar jaringan dari hulu ke hilir, tanpa memberi ruang sedikit pun bagi pelaku.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan, penindakan tegas ini merupakan bukti nyata kehadiran negara melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

“Ini wujud komitmen Polri menjaga keamanan publik sekaligus mempertahankan citra Indonesia di mata dunia internasional,” tegas Brigjen Eko dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (22/12/2025).

Target Wisatawan, Polisi Bergerak Senyap

Lebih lanjut, Brigjen Eko menegaskan bahwa event berskala internasional seperti DWP memiliki mobilitas tinggi dan kerap menjadi sasaran empuk sindikat narkoba. Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, polisi pun tak mau kecolongan.

Baca Juga :  Tim Cook di Antara Retorika dan Realitas Geopolitik

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas dasar itu, Bareskrim Polri langsung menggelar operasi undercover dengan mengerahkan Subdit IV dan Satgas NIC (Narcotics Investigation Center) Dittipidnarkoba, yang kemudian disinergikan bersama Bea Cukai Kanwil Bali, NTB, dan NTT.

Selanjutnya, tim gabungan di bawah pimpinan Kasubdit IV Dittipidnarkoba Kombes Handik Zusen dan Kombes Awaludin Amin bergerak senyap.

Mulai dari memetakan jaringan, mengendus jalur distribusi, hingga membekuk para pelaku satu per satu, seluruh target berhasil diamankan sebelum konser dimulai.

Menegaskan hal itu, Brigjen Eko menyatakan penangkapan dilakukan jauh dari lokasi acara.
“Kami menangkap para tersangka di luar lokasi DWP dan sebelum event digelar. Pengembangan terus berjalan hingga acara selesai,” tegasnya.

Petugas Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti narkoba usai membongkar jaringan pengedar yang menyasar konser DWP 2025 di Bali
Petugas Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti narkoba usai membongkar jaringan pengedar yang menyasar konser DWP 2025 di Bali

Dari operasi tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba dalam jumlah mencengangkan, antara lain:

  • 31.009,53 gram sabu
  • 956,5 butir ekstasi
  • 23,59 gram ekstasi serbuk
  • 135 gram Happy Water
  • 1.077,72 gram ketamin
  • 33,12 gram kokain
  • 21,09 gram MDMA
  • 36,92 gram ganja
  • 3,5 butir Happy Five
Baca Juga :  Xi Jinping dan Trump Sepakat Bangun Kepercayaan Lewat Dialog

Polisi menangkap seluruh tersangka di sejumlah lokasi berbeda di Bali pada 9–11 Desember 2025.

Berikut identitas 17 pelaku yang kini mendekam di balik jeruji besi:

  1. Gusliadi
  2. Ardi Alfayat
  3. Donna Fabiola
  4. Emir Aulija
  5. Mifrat Salim Baraba
  6. Msulim Gerhanto Bunsu
  7. Andrie Juned Rizky
  8. Nathalie Putri Octavianus
  9. Abed Nego Ginting
  10. Gada Purba
  11. Stephen Aldi Wattimena
  12. Sally Augusta Porajouw
  13. Ali Sergio
  14. Tresilya Piga
  15. Ni Ketut Ari Krismayanti
  16. Ricky Chandra
  17. Marco Alejandro Cueva Arce (WNA)

Polri terus mengembangkan kasus untuk membongkar jaringan narkoba yang lebih besar.

Bareskrim menegaskan, tak ada ampun bagi pelaku narkoba yang mencoba merusak generasi bangsa dan mencoreng wajah Indonesia di panggung dunia.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB