Anggota BRN Diserang Puluhan Oknum Ormas di Pasuruan, 1 Orang Luka Berat

Selasa, 23 Desember 2025 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Buser Rentcar Nasional terluka usai diserang puluhan oknum ormas di Pasuruan Jawa Timur. (Posnews/MR)

Anggota Buser Rentcar Nasional terluka usai diserang puluhan oknum ormas di Pasuruan Jawa Timur. (Posnews/MR)

PASURUAN, POSNEWS.CO.ID – Kasus mobil rental kerap memakan korban. Kali ini aksi pengambilan mobil rental berubah menjadi tragedi berdarah di Pasuruan.

Puluhan oknum ormas menyerang brutal anggota Buser Rentcar Nasional (BRN) saat mereka melacak mobil rental di Kalirejo, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin dini hari (22/12/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Serangan tersebut membuat tujuh anggota BRN babak belur. Salah satu korban, Irwan, menderita luka berat di kepala dan kini menjalani perawatan intensif di RS Utama Husada Surabaya.

Sementara itu, enam korban lainnya—Ayik Muhyi, Nisa, Subkhi, Gozali, Agus Ulfa, dan Faisol—mengalami luka akibat hantaman benda tumpul.

Baca Juga :  Polisi Didesak Usut Tuntas Penyerangan Brutal Oknum Ormas Sakera ke Anggota BRN di Pasuruan

Kepala Korda BRN Jawa Timur, Yosia Calvin Pangalela (37), menjelaskan insiden bermula ketika timnya melacak mobil rental Toyota Innova Reborn bernomor polisi N 1175 XD. Berdasarkan data GPS, kendaraan tersebut terdeteksi berada di kawasan Kalirejo.

“Tim menduga mobil sudah berpindah tangan dan berganti pelat nomor. Saat kami menghentikan kendaraan yang dikemudikan Saudara Ali, puluhan oknum ormas tiba-tiba datang dan membela,” ujar Yosia.

Situasi pun memanas. Puluhan oknum ormas langsung menyerang anggota BRN secara membabi buta menggunakan kayu, balok, dan benda keras lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi pemukulan itu memicu amukan massal hingga para korban berjatuhan.

Baca Juga :  Video Viral, Siswa SMK Bekasi Dipukul Kakak Kelas hingga Rahang Patah

Tak hanya menyerang orang, massa juga merusak tujuh mobil milik anggota BRN yang terparkir di lokasi. Akibatnya, kaca pecah, bodi ringsek, dan sejumlah kendaraan tidak bisa digunakan.

Atas kejadian tersebut, Yosia melaporkan kasus ini ke Polres Pasuruan. Laporan itu tercatat dalam STTLPM Nomor: STTLPM/519/XII/2025/SPKT dengan dugaan tindak pidana penganiayaan dan perusakan.

“Kami mendesak Polres Pasuruan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap seluruh pelaku. Jangan ada pembiaran terhadap aksi premanisme berkedok ormas,” tegas Yosia.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut. Aksi brutal ini pun mengguncang dunia usaha rental mobil nasional.

Penulis : Muhammad Rian

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat, Ini Aturan dan Sanksinya
Pabrik Ekstasi dan Happy Water Digerebek di Apartemen Cipinang, Produksi Puluhan Ribu Butir
Polisi Bekuk Pengedar 100 Cartridge Etomidate di Tanjung Priok, Jaringan Masih Diburu
Israel Perluas Zona Keamanan di Lebanon Selatan demi Redam Hezbollah
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL
Uang Palsu Rp620 Juta Digerebek di Hotel Kemang Bogor, Satu Pelaku Ditangkap
Mutilasi Freezer Bekasi Terungkap, Korban Dibunuh karena Tolak Ajakan Mencuri
Pakistan Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Perundingan AS-Iran di Tengah Eskalasi Total

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:29 WIB

Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat, Ini Aturan dan Sanksinya

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:10 WIB

Pabrik Ekstasi dan Happy Water Digerebek di Apartemen Cipinang, Produksi Puluhan Ribu Butir

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:55 WIB

Polisi Bekuk Pengedar 100 Cartridge Etomidate di Tanjung Priok, Jaringan Masih Diburu

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:42 WIB

Israel Perluas Zona Keamanan di Lebanon Selatan demi Redam Hezbollah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:26 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL

Berita Terbaru