Trump Ancam Hentikan Layanan Bea Cukai di Bandara Kota Suaka

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenangan bagi hak pilih warga. Hakim federal Boston Denise Casper membatalkan secara permanen aturan bukti kewarganegaraan pemilih yang Donald Trump usulkan. Dok: Istimewa.

Kemenangan bagi hak pilih warga. Hakim federal Boston Denise Casper membatalkan secara permanen aturan bukti kewarganegaraan pemilih yang Donald Trump usulkan. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Administrasi Presiden Donald Trump kembali mengeluarkan ancaman kebijakan yang kontroversial. Sekretaris Keamanan Dalam Negeri, Markwayne Mullin, memperingatkan bahwa pemerintah dapat menghentikan seluruh layanan bea cukai dan imigrasi di bandara kota-kota besar.

Kebijakan ini menyasar kota-kota yang berstatus sebagai “kota suaka” (sanctuary cities). Kota-kota tersebut selama ini menolak untuk bekerja sama dengan otoritas federal dalam penegakan hukum imigrasi. Oleh karena itu, administrasi Trump mempertimbangkan tindakan ekstrem tersebut sebagai bentuk tekanan politik.

Sasaran Utama: Kota-Kota Besar AS

Mullin menyampaikan ancaman tersebut dalam pertemuan tertutup dengan para eksekutif industri perjalanan minggu lalu. Beberapa kota besar yang terancam kebijakan ini meliputi:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • New York City
  • Chicago
  • Los Angeles
  • Philadelphia
  • Denver
  • Newark
  • Seattle
  • San Francisco
Baca Juga :  Pemprov DKI Akan Coret Penerima Bansos yang Ketahuan Berjudi Online

Selanjutnya, media The Atlantic melaporkan bahwa pemerintah kemungkinan akan mengeksekusi rencana ini setelah berakhirnya Piala Dunia FIFA pada Juli 2026. Langkah ini akan melumpuhkan arus mobilitas warga internasional di bandara-bandara tersibuk Amerika Serikat.

Protes Keras dari Industri Penerbangan

Asosiasi maskapai penerbangan, Airlines for America, bereaksi sangat keras. Mereka menilai pengurangan staf bea cukai di bandara utama akan berdampak buruk. Selain itu, hal ini akan mengganggu operasional maskapai secara signifikan.

U.S. Travel, yang mewakili jaringan hotel dan perusahaan penyewaan mobil, juga memberikan kecaman serupa. Mereka mendesak pemerintah untuk mengutamakan kebijakan yang mendorong efisiensi bagi para pelancong sah. Sebab, tiga bandara besar di New York saja telah melayani lebih dari 50 juta pelancong internasional tahun lalu.

Perpecahan di Kabinet: Menperin Sean Duffy Menentang

Ketegangan tidak hanya terjadi antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga di dalam kabinet Trump sendiri. Menteri Transportasi, Sean Duffy, secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya saat menghadiri sidang DPR AS pada Kamis.

Baca Juga :  Irwasum Polri Tanam Jagung Bareng Santri di Jombang, Targetkan 1 Juta Hektare Se-Indonesia

Duffy menolak memberikan dukungan terhadap usulan Mullin tersebut. “Kita tidak seharusnya mematikan transportasi udara hanya karena sebuah negara bagian tidak setuju dengan kebijakan politik kita,” tegas Duffy. Pernyataan ini mempertegas adanya keretakan pandangan di dalam pemerintahan mengenai cara menghadapi pembangkangan kota-kota suaka.

Menanti Dampak pada Logistik Global

Jika pemerintah benar-benar menghentikan pemrosesan imigrasi, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para wisatawan. Singkatnya, arus kargo internasional yang selama ini masuk melalui bandara-bandara utama akan terhenti total.

Dengan demikian, masyarakat internasional kini memantau bagaimana administrasi Trump akan menyelesaikan konflik ini. Di tahun 2026 yang penuh ketidakpastian ini, kebijakan imigrasi bukan lagi sekadar isu domestik, melainkan telah menjadi faktor yang dapat meruntuhkan sendi-sendi logistik global.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya
Anthropic Raih Skor Tertinggi di Tengah Ancaman Eksistensial
Gempuran Drone Ukraina Paksa Kilang Minyak Rusia Setop
Nigel Farage Mundur dari Parlemen Inggris
AS Gempur Sasaran Militer Iran Pasca-Serangan Kapal Tanker
Trump Tuntut Kendali Greenland dan Cabut Sanksi Turki
Korban Gempa Venezuela Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan
Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:30 WIB

Anthropic Raih Skor Tertinggi di Tengah Ancaman Eksistensial

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:04 WIB

Gempuran Drone Ukraina Paksa Kilang Minyak Rusia Setop

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:56 WIB

Nigel Farage Mundur dari Parlemen Inggris

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:38 WIB

AS Gempur Sasaran Militer Iran Pasca-Serangan Kapal Tanker

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:31 WIB

Trump Tuntut Kendali Greenland dan Cabut Sanksi Turki

Berita Terbaru

Lompatan besar klon tempur EVE. Fenris Creations mematangkan aspek pergerakan karakter dan menguji sistem ekonomi orbit pada fase Operation Avalon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Kamis, 9 Jul 2026 - 05:10 WIB