UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp5.729.876, Gubernur Pramono Ketok Kenaikan 6,17 Persen

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Besaran jumlah gaji yang ditunggu-tunggu karyawan yang bekerja di Ibu Kota akhirnya terjawab. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengetok UMP 2026 naik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 sebesar Rp5.729.876, naik 6,17 persen atau Rp333.115 dari UMP 2025.

Keputusan itu Pramono sampaikan langsung di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/12/2025). Sebelumnya, UMP DKI Jakarta tercatat Rp5.396.761.

Baca Juga :  Buruh Turun ke Istana Hari Ini, Tolak UMP DKI Rp 5,7 Juta - Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

“Kami sepakat menaikkan UMP DKI Jakarta 2026 menjadi Rp5.729.876,” tegas Pramono.

Selanjutnya, Pramono memastikan kenaikan UMP mengacu penuh pada PP Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan. Aturan tersebut menetapkan formula inflasi + (pertumbuhan ekonomi × alfa) dengan rentang alfa 0,5–0,9.

Baca Juga :  Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Di sisi lain, Pramono menegaskan penetapan ini sesuai tenggat pemerintah pusat yang mewajibkan seluruh gubernur mengumumkan UMP 2026 paling lambat hari ini.

Dengan kenaikan ini, Pemprov DKI berharap kebijakan UMP 2026 menjaga daya beli pekerja sekaligus menopang stabilitas ekonomi Jakarta di tengah dinamika nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB