Buruh Turun ke Istana Hari Ini, Tolak UMP DKI Rp 5,7 Juta – Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 29 Desember 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan buruh memadati kawasan Monas Jakarta saat peringatan May Day 2026 dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

Ribuan buruh memadati kawasan Monas Jakarta saat peringatan May Day 2026 dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Demo buruh kembali memanas. Ribuan massa buruh turun ke jalan hari ini, Senin (29/12/2025), menolak kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Aksi dipusatkan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Meski begitu, polisi memastikan tidak ada penutupan jalan selama unjuk rasa berlangsung.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menegaskan arus lalu lintas tetap dibuka. Namun, polisi menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas secara situasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sementara belum ada rencana penutupan jalan,” ujar Komarudin, Senin (29/12/2025).

Meski demikian, polisi bersiap mengalihkan arus jika massa memadati kawasan Istana. Jalan Merdeka Selatan menjadi titik utama yang berpotensi dialihkan demi menjaga kelancaran lalu lintas.

“Kami sudah menyiapkan rencana pengalihan bila jumlah massa cukup banyak, kemungkinan di Jalan Merdeka Selatan sisi utara,” tegasnya.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Tahan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Minerba

Selain itu, Polda Metro Jaya menyiagakan ratusan personel lalu lintas. Dari total 1.500 personel Ditlantas yang masih tersebar di pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sebanyak 370 polisi lalu lintas dikerahkan khusus untuk mengatur arus kendaraan saat demo buruh berlangsung.

Demo Tolak UMP DKI Jakarta

Di sisi lain, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memastikan aksi hanya digelar di Istana Merdeka. Ia menyebut sekitar 1.000 buruh akan turun hari ini, sementara puncak aksi diprediksi terjadi 30 Desember dengan iring-iringan 10 ribu sepeda motor.

“Istana saja, tanggal 29 Desember sekitar 1.000 orang. Puncaknya tanggal 30 Desember 10 ribu motor,” kata Said Iqbal, Minggu (28/12).

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Lengkapi Berkas Kasus Richard Lee, Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Said Iqbal menegaskan sejak awal KSPI memang memfokuskan aksi di Istana, bukan di DPR. Selain turun ke jalan, KSPI juga menyiapkan langkah hukum.

“KSPI aksi dan ke PTUN juga,” tegasnya.

KSPI berencana menggugat penetapan UMP DKI Jakarta ke PTUN. Mereka menolak UMP Jakarta Rp 5.729.876 karena dinilai terlalu rendah dan kalah dibandingkan Bekasi dan Karawang.

“Kami menolak. KSPI dan Partai Buruh menolak UMP DKI Jakarta 2026 yang ditetapkan dengan indeks 0,75, sehingga hanya Rp 5,73 juta,” tegas Said Iqbal.

Aksi hari ini pun dipastikan menjadi sorotan publik. Demo buruh di jantung ibu kota berpotensi memicu kepadatan lalu lintas dan memanaskan isu upah minimum menjelang pergantian tahun.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Berita Terbaru