Putin Puji Kim Jong Un, Korut Pamer Pabrik Kapal Selam Nuklir

Kamis, 25 Desember 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Korea Utara menguji coba rudal hipersonik Hwasong-11Ma di bawah pantauan Kim Jong Un. Simak tanggapan Korea Selatan dan rencana diplomasi Trump.  Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Korea Utara menguji coba rudal hipersonik Hwasong-11Ma di bawah pantauan Kim Jong Un. Simak tanggapan Korea Selatan dan rencana diplomasi Trump. Dok: Istimewa.

PYONGYANG, POSNEWS.CO.ID – Hubungan Korea Utara dan Rusia kian mesra hingga membuat Barat cemas. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menerima pesan khusus dari Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (25/12/2025).

Putin memuji hubungan kedua negara sebagai “persahabatan tak terkalahkan”. Pasalnya, pasukan Korea Utara menunjukkan aksi heroik saat membantu Rusia di wilayah Kursk.

“Kerja sama ini membuktikan persaudaraan militan bangsa kita,” tulis Putin dalam laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tercatat, Pyongyang mengirim ribuan tentara ke garis depan untuk menyokong invasi Rusia ke Ukraina. Sebagai imbalan, analis meyakini Moskow menggelontorkan bantuan finansial, pasokan energi, dan teknologi militer canggih ke Pyongyang.

Baca Juga :  Ramalan Zodiak Minggu 21 Desember 2025: Musim Capricorn Tiba, Saatnya Susun Resolusi Besar

Pamer Kapal Selam Nuklir Bersama Putrinya

Media pemerintah merilis foto kunjungan Kim ke pangkalan manufaktur kapal selam nuklir pada hari yang sama. Menariknya, Kim Ju Ae, sang putri, turut mendampingi ayahnya.

Foto itu memperlihatkan Kim berjalan di sisi kapal selam raksasa yang diperkirakan berbobot 8.700 ton. Seketika, kunjungan ini memicu spekulasi liar.

Hong Min, analis Institut Penyetuan Nasional Korea, mencurigai campur tangan Rusia. “Foto-foto ini memicu pertanyaan apakah Rusia membantu Korea Utara merakit kapal selam nuklir secepat itu,” ujarnya.

Respons Atas “Lampu Hijau” AS ke Korsel

Aksi pamer kekuatan ini bukan tanpa alasan. Kim bereaksi keras terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya, Trump mengizinkan Korea Selatan membangun “kapal selam serang bertenaga nuklir” secara mandiri.

Kim melabeli rencana Seoul sebagai “tindakan ofensif” yang melanggar kedaulatan maritim. Oleh karena itu, ia merasa wajib mempercepat modernisasi dan persenjataan nuklir angkatan lautnya.

Baca Juga :  Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi

“Kita sangat perlu mempercepat pengembangan radikal ini,” tegas Kim. Kementerian Pertahanan Pyongyang bahkan mengancam akan mengambil “tindakan balasan” terhadap pamer kekuatan nuklir AS.

Uji Coba Rudal Luar Angkasa

Tak berhenti di laut, Kim juga mengawasi uji coba rudal anti-udara jarak jauh tipe baru pada Rabu. Hebatnya, proyektil itu sukses menghantam target tiruan di ketinggian 200 kilometer.

Jika data ini akurat, rudal tersebut mampu menembus luar angkasa. Foto yang beredar memperlihatkan rudal meluncur dengan jejak api oranye yang menyala.

Intelijen Korea Selatan dan AS kini menganalisis spesifikasi senjata baru tersebut dengan cermat. Kini, Semenanjung Korea makin memanas akibat perlombaan senjata nuklir yang melibatkan poros kekuatan global yang berseberangan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween
Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum
Jelang Pemilu Sela: Partai Republik Raih Dukungan di Michigan
Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:30 WIB

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Selasa, 3 November 2026 - 08:30 WIB

Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum

Selasa, 3 November 2026 - 07:38 WIB

Jelang Pemilu Sela: Partai Republik Raih Dukungan di Michigan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Berita Terbaru

Gelombang penembakan massal melanda pusat hiburan malam AS saat libur Halloween. Sedikitnya 8 orang tewas di Dallas, Birmingham, Arkansas. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Selasa, 3 Nov 2026 - 09:30 WIB

Gedung Putih siapkan perintah eksekutif dan pertahanan hukum untuk antisipasi kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS. Simak rincian strategi imigrasi dan anggarannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:30 WIB

Dua hari menjelang Pemilu Sela AS, Demokrat Michigan dukung kandidat Republik Mike Rogers, sementara gugatan tim Trump di Alaska ditolak hakim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jelang Pemilu Sela: Partai Republik Raih Dukungan di Michigan

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:38 WIB