Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Bertambah, BNPB Catat 1.177 Orang Tewas

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SAR mengevakuasi korban banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatera pascabencana. (Posnews/Ist)

Petugas SAR mengevakuasi korban banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatera pascabencana. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar duka kembali datang dari Sumatera. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi penambahan korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan jumlah korban meninggal kembali bertambah 10 orang dalam laporan terbaru.

“Hari ini bertambah 10 korban, sehingga total menjadi 1.177 jiwa meninggal dunia,” ujar Muhari saat konferensi pers Update Penanganan Bencana di Sumatera, Minggu (4/1/2026).

Baca Juga :  Kebakaran Besar London 1666: Neraka Tiga Hari

Selanjutnya, BNPB merinci sebaran korban terbaru. Aceh mencatat 3 korban, Tapanuli Selatan 5 korban, dan Sumatera Barat 2 korban.

Temuan ini diperoleh dari hasil pencarian dan evakuasi lanjutan oleh Tim SAR gabungan.

Namun demikian, di tengah kabar duka, ada sedikit perkembangan positif. Jumlah korban hilang menurun 17 orang dibandingkan hari sebelumnya.

“Saat ini, 148 jiwa masih dalam daftar pencarian Tim SAR gabungan,” jelas Muhari.

Baca Juga :  Polri Tunggu Putusan MK Soal Syarat Masuk Polisi Wajib Sarjana

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, jumlah pengungsi juga mulai berkurang signifikan. BNPB mencatat 15.606 pengungsi di Aceh telah kembali, seiring membaiknya kondisi di sejumlah wilayah terdampak.

Meski demikian, total pengungsi saat ini masih mencapai 242.174 jiwa yang tersebar di berbagai titik pengungsian di Sumatera.

BNPB memastikan operasi pencarian, evakuasi, dan penanganan darurat terus berjalan, sembari mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana susulan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB