Protes Kesejahteraan, Hakim Adhoc Gelar Mogok Sidang Nasional Hingga 21 Januari 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Hakim adhoc mengikuti aksi mogok sidang nasional sebagai bentuk protes ketimpangan kesejahteraan di Indonesia. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Hakim adhoc mengikuti aksi mogok sidang nasional sebagai bentuk protes ketimpangan kesejahteraan di Indonesia. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Forum Solidaritas Hakim Adhoc (FSHA) Indonesia menggelar mogok sidang nasional mulai hari ini Senin (12/1/2026) hingga Rabu, 21 Januari 2026.

Aksi ini menjadi sinyal keras protes para hakim adhoc terhadap pemerintah terkait ketimpangan kesejahteraan yang dinilai tak kunjung dibenahi.

Meski melakukan mogok sidang, FSHA memastikan langkah tersebut tidak mengorbankan hak masyarakat pencari keadilan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru Bicara FSHA Indonesia, Ade Darusalam, menegaskan layanan peradilan tetap berjalan secara terbatas.

“Kami tegaskan, mogok sidang ini bukan untuk mematikan layanan peradilan,” kata Ade, Senin (12/1/2026).

Baca Juga :  Sidang Perdana Kasus Pemerasan K3, Noel Tolak Amnesti - Ada Partai dan Ormas Terlibat

Ade menjelaskan, mogok sidang dilakukan sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas atas persoalan mendasar yang selama ini dialami para hakim adhoc.

Namun, pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme dan kehati-hatian.

Karena itu, jadwal persidangan disesuaikan dengan kondisi masing-masing perkara. Sidang yang bersifat penting, mendesak, dan darurat tetap digelar.

“Perkara-perkara tertentu yang membutuhkan penanganan segera tetap kami sidangkan,” ujarnya.

Selama aksi berlangsung, para hakim adhoc tetap masuk kantor dan menjalankan tugas administratif, termasuk presensi pagi dan sore.

Hanya saja, agenda persidangan dibatasi pada perkara yang benar-benar urgen.

Baca Juga :  Roy Suryo Sempat Tolak Rawat Inap, Kini Dirawat di RS Polri Kramat Jati

Sebelumnya, FSHA Indonesia juga telah melayangkan surat pemberitahuan unjuk rasa yang akan digelar di Istana Merdeka pada 22–23 Januari 2026.

Dalam aksi itu, para hakim adhoc berencana menyampaikan langsung tuntutan kesejahteraan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Aksi ini mencerminkan kekecewaan mendalam para hakim adhoc yang merasa selama ini kurang diperhatikan dan terpinggirkan dalam sistem peradilan.

FSHA berharap pemerintah segera merespons tuntutan tersebut demi menjaga marwah dan kualitas penegakan hukum di Indonesia.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Berita Terbaru

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB

Epic Games berencana ubah EULA Unreal Engine agar karya game dapat melatih AI. Simak penjelasan Tim Sweeney. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Epic Games Siapkan Perubahan EULA Unreal Engine

Sabtu, 31 Okt 2026 - 12:35 WIB