Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus

Senin, 30 Maret 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kanwil KemenHAM DKI Jakarta Mikael Azedo Harwito saat memberikan keterangan terkait pengawalan dugaan penganiayaan dan penyekapan karyawan Pedal Padel di Jakarta Selatan.
(Posnews/Ist)

Kepala Kanwil KemenHAM DKI Jakarta Mikael Azedo Harwito saat memberikan keterangan terkait pengawalan dugaan penganiayaan dan penyekapan karyawan Pedal Padel di Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus brutal penyiraman zat kimia terhadap aktivis Andrie Yunus memicu perhatian luas.

Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) langsung turun tangan memantau kondisi korban yang kini dirawat intensif di RSUP Cipto Mangunkusumo.

Kepala Kanwil KemenHAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito, menegaskan pemantauan dilakukan untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut hasil koordinasi dengan tim dokter, kondisi mata kanan korban menjadi perhatian utama. Cedera akibat zat kimia menyebabkan penipisan jaringan serius hingga memicu kerusakan struktur organ.

Dalam tiga hari terakhir, tim medis menemukan adanya iskemia atau kekurangan aliran darah hingga 40 persen pada area bawah sklera mata kanan, yang memperparah kondisi jaringan.

Operasi Besar Dilakukan, Tim Medis Bergerak Cepat

Sebagai langkah darurat, Andrie Yunus telah menjalani operasi terpadu pada 25 Maret 2026. Prosedur ini melibatkan dokter spesialis mata dan bedah plastik untuk menyelamatkan fungsi penglihatan.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi

Operasi tersebut mencakup:

  • Pemindahan jaringan untuk menutup area terbuka
  • Pemasangan membran amnion
  • Pemasangan ulang lensa pelindung mata

Selain itu, dokter juga menemukan penipisan kornea yang terus berkembang akibat inflamasi.

Tim bedah plastik turut melakukan debridement (pembuangan jaringan mati) serta cangkok kulit pada area mata, dada, dan pundak guna mempercepat pemulihan luka bakar.

Dirawat Ketat di HCU, Akses Dibatasi

Saat ini, korban menjalani perawatan di ruang High Care Unit (HCU) dengan pengawasan ketat. Akses kunjungan dibatasi demi menjaga kondisi medis tetap stabil dan mencegah risiko infeksi.

Dari sisi perlindungan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah memberikan perlindungan kepada korban, keluarga, serta tim pendamping.

Baca Juga :  Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah

KemenHAM juga memperkuat koordinasi lintas lembaga bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan dan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) guna memastikan pemulihan berjalan menyeluruh, baik secara medis maupun hukum.

Serangan Brutal Picu Keprihatinan Publik

Kasus penyiraman zat kimia ini dinilai sebagai serangan serius terhadap aktivis HAM dan menjadi alarm keras bagi perlindungan kebebasan sipil di Indonesia.

Publik kini mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengungkap pelaku dan motif di balik aksi keji tersebut.

Meski kondisi masih kritis, tim medis terus berupaya maksimal untuk menyelamatkan fungsi organ korban.

Pemerintah menegaskan komitmennya mengawal proses pemulihan hingga tuntas.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa perlindungan terhadap aktivis harus diperkuat demi menjaga demokrasi tetap hidup. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Botok Bersama Polisi di Depan DPR, Ternyata Ini yang Terjadi
Masuk Paksa ke Mobil yang Melaju, Debt Collector Diamankan Polisi
Karhutla Kalimantan Memanas, BNPB Ingatkan Malaysia dan Singapura
Karhutla Menggila, Polri Tetapkan 72 Tersangka di 9 Polda
BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka
Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka
Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Viral Botok Bersama Polisi di Depan DPR, Ternyata Ini yang Terjadi

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Masuk Paksa ke Mobil yang Melaju, Debt Collector Diamankan Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Karhutla Menggila, Polri Tetapkan 72 Tersangka di 9 Polda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:39 WIB

BNPB Ungkap Data Terbaru Gempa NTT: 91 Meninggal, 1.286 Luka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka

Berita Terbaru

Petugas dan warga menangani dampak gempa bumi Flores NTT yang menyebabkan 100 orang meninggal dan ratusan ribu warga mengungsi.
(Posnews/REUTRES)

DAERAH

Update Duka Gempa NTT: 100 Warga Meninggal, 1.603 Terluka

Senin, 24 Agu 2026 - 19:02 WIB

Ilustrasi, petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

JABODETABEK

Api Mengamuk di Tebet, 4 Nyawa Melayang dan 1 Orang Terluka

Senin, 24 Agu 2026 - 07:32 WIB