Batasi Sanksi Wartawan, MK Tegaskan Hak Perlindungan dalam UU Pers

Senin, 19 Januari 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kebebasan Pers. Dok: Istimewa

Ilustrasi Kebebasan Pers. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) terhadap Pasal 8 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ketua MK, Suhartoyo, menegaskan Mahkamah harus menafsirkan “perlindungan hukum” agar wartawan aman dari sanksi pidana atau perdata.

“Kami mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian,” kata Suhartoyo saat membacakan putusan perkara nomor 145/PUU-XXIII/2025, Senin (19/1/2026) di Gedung MK, Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

MK menegaskan, aparat hukum hanya boleh menjatuhkan sanksi pidana atau perdata kepada wartawan setelah Dewan Pers menjalankan mekanisme hak jawab, hak koreksi, dan kode etik jurnalistik, sebagai bagian dari penerapan restorative justice.

Baca Juga :  BGN Pastikan Anak Keluarga Mampu Dicoret dari Program Makan Bergizi Gratis

Hakim MK, Guntur Hamzah, menambahkan, Pasal 8 UU Pers menjadi norma esensial yang menegaskan komitmen negara demokratis terhadap kebebasan pers.

Ia menjelaskan, perlindungan hukum melekat pada seluruh tahapan kerja jurnalistik, mulai dari pengumpulan fakta hingga publikasi.

MK menegaskan, aparat atau pihak terkait tidak boleh langsung menjatuhkan sanksi pidana atau gugatan perdata kepada wartawan yang menjalankan profesinya sesuai kode etik.

Baca Juga :  Dua Bulan Mengendap, Rekomendasi Reformasi Polri Belum Dibahas Presiden

Pasal 8 juga berfungsi sebagai safeguard norm, melindungi wartawan dari kriminalisasi, gugatan membungkam (SLAPP), serta intimidasi dari aparat maupun masyarakat.

MK menegaskan, aparat hanya boleh menerapkan sanksi secara terbatas setelah menjalankan mekanisme UU 40/1999 dengan pertimbangan Dewan Pers.

Iwakum, dipimpin Irfan Kamil dan Sekjen Ponco Sulaksono, menggugat Pasal 8 karena menilai pasal itu multitafsir dan berisiko menimbulkan ketidakpastian hukum bagi wartawan.

MK membacakan putusan pada Senin (19/1/2026) di Ruang Sidang Pleno Gedung MK. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Waspada, Kasus Penyadapan Prabowo Masuk Babak Baru
Dasco Minta DPR Kawal Kasus Penyadapan Prabowo
CPNS 2026 Direncanakan Dibuka November, Simak Persiapannya
Mengaku Polisi, Pelaku Culik Pria dan Minta Tebusan Rp10 Juta
Polri Siapkan K-9 hingga Kuda Turangga untuk Hadapi Bencana
Mahfud MD Bongkar Proses Pencalonan Listyo Sigit
I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional
Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:28 WIB

Istana Waspada, Kasus Penyadapan Prabowo Masuk Babak Baru

Jumat, 6 November 2026 - 14:03 WIB

Dasco Minta DPR Kawal Kasus Penyadapan Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 13:35 WIB

CPNS 2026 Direncanakan Dibuka November, Simak Persiapannya

Jumat, 6 November 2026 - 07:44 WIB

Mengaku Polisi, Pelaku Culik Pria dan Minta Tebusan Rp10 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 06:11 WIB

Polri Siapkan K-9 hingga Kuda Turangga untuk Hadapi Bencana

Berita Terbaru

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Posnews/Sekneg)

NASIONAL

Istana Waspada, Kasus Penyadapan Prabowo Masuk Babak Baru

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:28 WIB

Kelangkaan NVIDIA RTX 50 Series mendorong produsen GPU di Asia kembali memasarkan RTX 3060 dan RTX 3050. Simak ulasan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan RTX 50 Dorong Produsen Memproduksi Seri 30

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:29 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan sikap DPR terkait kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Dasco Minta DPR Kawal Kasus Penyadapan Prabowo

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:03 WIB