Banjir Karawang dan Bekasi, Ribuan Warga Mengungsi, Satu Tewas

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengungsi akibat banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Januari 2026. (Posnews/Ist)

Warga mengungsi akibat banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Januari 2026. (Posnews/Ist)

KARAWANG, POSNEWS.CO.ID – Banjir melanda Kabupaten Karawang dan Kota Bekasi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah pada Minggu (18/1/2026).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ribuan warga Karawang terpaksa mengungsi, sementara satu warga Bekasi meninggal dunia.

Karawang Terparah, Ribuan Warga Terdampak

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari (Aam), menjelaskan banjir di Karawang terjadi akibat meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet, mulai pukul 09.00 WIB. Banjir merendam 27 desa di 12 kecamatan dan satu kelurahan.

Baca Juga :  Tragedi Longsor Banjanegara: 1 Korban Meninggal, 20 Rumah Rusak, 480 Warga Mengungsi

Kecamatan terdampak: Karawang Timur, Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, Pangkalan, Karawang Barat, Jayakerta, Cilebar, Rawamerta, Rengasdengklok, Lemahabang, Cilamaya Wetan, dan Klari.

Petugas BNPB mencatat sebanyak 4.304 Kepala Keluarga (13.841 jiwa) terdampak, termasuk 374 balita, 86 bayi, dan 77 lansia. Hingga Selasa (20/1), 2.413 jiwa mengungsi:

2.044 jiwa di Kantor Kelurahan Tanjung Pura, Karawang Barat

250 jiwa di Desa Jarang Kugar, Telukjambe Barat

119 jiwa di Desa Purwadana, Telukjambe Timur

Tinggi muka air (TMA) di Karawang masih bervariasi antara 10–200 sentimeter hingga Senin (19/1).

Baca Juga :  Bayar Pajak Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syaratnya

Bekasi: Satu Tewas, Puluhan Warga Mengungsi

Di Kota Bekasi, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banjir dan pohon tumbang. Satu warga tewas terseret banjir, sementara 197 warga dievakuasi ke tempat aman.

Petugas juga mengevakuasi sembilan warga terjebak banjir serta melakukan pembersihan pohon tumbang.

Selain itu, BNPB mendistribusikan logistik dan air bersih di beberapa titik, termasuk Kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara. Saat ini, kondisi banjir mulai surut dan seluruh pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB