Tragedi Longsor Banjanegara: 1 Korban Meninggal, 20 Rumah Rusak, 480 Warga Mengungsi

Senin, 17 November 2025 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tebing runtuh akibat hujan lebat yang memicu longsor di Pandanarum, Banjarnegara. (Posnews/Ist)

Tebing runtuh akibat hujan lebat yang memicu longsor di Pandanarum, Banjarnegara. (Posnews/Ist)

BANJARNEGARA, POSNEWS.CO.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga yang berada di Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah untuk tetap waspada.

Pasalnya, pascra tanah longsor menghantam wilayah tersebut, pada Sabtu (15/11/2025) pukul 16.00 WIB masih rentan akan pergerakan tanah, hingga mengancam permukiman di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bencana ini dipicu hujan lebat yang terus mengguyur kawasan tersebut, sehingga tebing runtuh dan menimbun area perkebunan serta persawahan warga. 

Berdasarkan laporan BNPB, BPBD Kabupaten Banjarnegara memastikan satu warga bernama Klewih (P/40) ditemukan meninggal dunia. Korban berada di radius sekitar satu kilometer dari pusat longsor.

Selain itu, sekitar 180 KK atau 480 jiwa terpaksa mengungsi ke Kantor Kecamatan Pandanarum demi menghindari longsor susulan.

Tidak hanya itu, dua warga terluka sudah dirujuk ke RSUD BNA dan Puskesmas Pandanarum, sementara dua warga lainnya masih dalam proses evakuasi oleh tim gabungan.

Baca Juga :  Update Longsor Pandanarum: Korban Tewas Jadi Tiga, 25 Warga Masih Dicari

Di sisi lain, longsor ini juga memicu kerusakan material cukup besar, mulai dari 20 rumah terdampak hingga lahan perkebunan dan persawahan warga yang rusak parah.

Pendataan dan Penanganan Darurat Masih Berjalan

Hingga saat ini, pendataan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan seluruh wilayah terdampak teridentifikasi.

Sementara itu, BPBD Banjarnegara bersama TNI, Polri, relawan, dan perangkat desa sudah mendirikan pos lapangan, dapur umum, serta tenda pengungsian di area Kantor Kecamatan Pandanarum.

Dari hasil asesmen cepat, beberapa kebutuhan mendesak telah terdata, antara lain:

  • posko lapangan
  • ATK, laptop, printer, banner
  • logistik permakanan
  • matras dan selimut
  • air mineral
  • hygiene kit dan family kit

Status Siaga Darurat Masih Berlaku

Peristiwa longsor ini terjadi saat wilayah Banjarnegara berada dalam Status Siaga Darurat Bencana Tanah Longsor, Angin Kencang, Cuaca Ekstrem, dan Banjir sesuai Keputusan Bupati Banjarnegara Nomor 300.2/871/2025. Status tersebut berlaku sejak 28 Oktober 2025 hingga 31 Mei 2026.

Baca Juga :  Penganiayaan Sadis di Cipondoh Tangerang, Korban Tewas Dibacok dan Disiram Air Keras

Dengan adanya status darurat ini, semua unsur penanganan bencana diminta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama untuk potensi longsor susulan akibat curah hujan yang masih tinggi.

Imbauan BNPB: Warga Diminta Tetap Waspada

BNPB mengimbau masyarakat agar:

  • Menjauhi area lereng dan titik rawan longsor
  • Mematuhi arahan BPBD dan aparat setempat
  • Tetap berada di lokasi pengungsian sampai kondisi benar-benar aman

Selain itu, warga yang berada di area rentan diminta tidak melakukan aktivitas dekat tebing atau sungai yang sering memicu pergerakan tanah. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Autopsi Mayat Wanita Terikat di Parit Bandar Lampung Ungkap Fakta Ini
Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Hasil Autopsi Mayat Wanita Terikat di Parit Bandar Lampung Ungkap Fakta Ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Berita Terbaru

Sanrio minta maaf dan batalkan kolaborasi Hello Kitty dengan drama VIVANT usai dituduh anti-Tiongkok. Simak ulasan konflik budaya. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Sanrio Minta Maaf dan Batalkan Kolaborasi Hello Kitty

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:37 WIB