SMAN 53 Jakarta Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Banjir Bandang Sumatera, Donasi Disalurkan Lewat GPIB Peduli

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan seragam sekolah secara simbolik oleh Kepada SMAN 53 Jakarta kepada GPIB.

Penyerahan bantuan seragam sekolah secara simbolik oleh Kepada SMAN 53 Jakarta kepada GPIB.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sebagai ungkapan rasa empati terhadap korban banjir bandang di Sumatera, keluarga besar SMAN 53 Jakarta melakukan penggalangan donasi.

Dari penggalangan donasi yang melibatkan Komite Sekolah, Guru, staf sekolah, pengurus OSIS, dan para pelajar, terkumpul total Rp 11.316.000.

Donasi tersebut kemudian disalurkan untuk para pelajar penyintas bencana alam di Sumatera melalui Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Peduli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala SMAN 53 Jakarta, Dra. Herawati Sihombing, M.Pd, kepada Ketua Umum DPP GPIB, Ir. Agung Karang, di kantor Kepala SMAN 53 Jakarta, pada Senin (19/1/2025).

Selain donasi dalam bentuk uang tunai, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolik bantuan berupa seragam sekolah SMA; putih dan abu-abu.

Dalam sambutannya, Herawati menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar SMAN 53 Jakarta atas sumbangsih dan partisipasinya dalam pengumpulan donasi untuk korban banjir bandang di Sumatera.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tigginya atas antusiasme serta empati yang ditunjukkan oleh siswa-siswi SMAN 53 dan seluruh warga sekolah, guru, staf, dan juga komite sekolah,” ujarnya.

Baca Juga :  GPIB Gelar Sosialisasi Pendidikan dan Galang Donasi untuk Pelajar Penyintas Bencana Sumatera

Dari Koin 500 hingga Lembaran Rp 100.000

Menariknya, terdapat beberapa koin 500-an, uang kertas seribuan, 2000-an, hingga lembaran Rp 100.000 dalam tumpukan uang yang dimasukkan kotak donasi.

“Bantuan ini mungkin tidak dapat menghapus seluruh kesulitan yang ada, namun kami berharap titipan kasih sayang ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat baru bagi para korban untuk bangkit Kembali,” kata Herawati.

Herawati juga menyampaikan terima kasih kepada GPIB atas kerjasamanya menyalurkan bantuan kemanuasiaan tersebut kepada para pelajar penyintas bencana alam di Sumatera.

“Semoga niat tulus dan bantuan yang kita berikan dicatat sebagai amal ibadah oleh Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Disalurkan Lewat Satgas GPIB Peduli

Sementara Ketua Umum DPP GPIB, Ir. Agung Karang, juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar SMAN 53 Jakarta atas kepercayaannya menyalurkan donasi melalui GPIB Peduli.

Baca Juga :  Penarikan Paksa Mobil Digagalkan Polisi, Enam Debt Collector Diamankan

“Seperti seruan yang disampaikan Presiden Prabowo bahwa kita semua, rakyat Indonesia, harus bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir bandang di Sumatera,” katanya.

Saat ini, Satgas GPIB Peduli sedang melakukan penggalangan donasi melalui kegiatan “Pelajar Peduli Sesama: Roadshow to School”.

Donasi yang terkumpul dari sekolah-sekolah di Jakarta dan donatur lainnya, nantinya akan disalurkan dalam bentuk seragam dan peralatan sekolah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Ibu Hera dan keluarga SMAN 53 Jakarta, yang pada hari ini menitipkan donasinya untuk disalurkan ke masyarakat Aceh, Sumatera Utara dan Padang, yang dilanda musibah banjir bandang,” lanjutnya.

GPIB Galang Donasi ke Sekolah-sekolah

Agung Karang mengungkapkan bahwa donasi dari keluarga SMAN 53 Jakarta dan sekolah-sekolah lain, akan disalurkan langsung kepada para korban bencana melalui Satgas GPIB Peduli.

“Insya Allah amanah ini akan kami jaga dengan sebaik-baiknya, dan akan kami sampaikan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan
PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Grand Final Abang None Jakarta Pusat 2026 Digelar 23 Juli, Ini Misi 15 Pasang Finalis
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 5 Juli 2026, Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Ringan
Tenda Acara DPRD DKI Bebizie di Protes Warga Warakas, Akses Rumah Sempat Terhalang

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:21 WIB

PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks

Senin, 6 Juli 2026 - 05:11 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB