TikTok Selamat dari Kiamat di AS: Bentuk Perusahaan Baru

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penyaring yang tak terlihat. Melalui Gatekeeping Theory, kita memahami bahwa kode komputer kini memilih berita yang Anda baca berdasarkan keterlibatan (engagement) pengguna. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Penyaring yang tak terlihat. Melalui Gatekeeping Theory, kita memahami bahwa kode komputer kini memilih berita yang Anda baca berdasarkan keterlibatan (engagement) pengguna. Dok: Istimewa.

NEW YORK, POSNEWS.CO.ID – Akhirnya, TikTok menekan tombol “penyelamatan darurat” untuk mempertahankan nyawanya di pasar Amerika Serikat. Pada hari Kamis (22/1), raksasa media sosial ini mengumumkan pembentukan entitas baru bernama TikTok U.S. Data Security Joint Venture LLC (TikTok USDS JV).

Perusahaan mengambil langkah ini sebagai manuver strategis untuk menghindari larangan total di AS. Dengan struktur baru ini, lebih dari 200 juta pengguna Amerika dapat bernapas lega karena akses mereka ke platform video pendek tersebut tetap aman.

Oleh karena itu, kunci dari kesepakatan ini terletak pada pergeseran kekuasaan yang drastis. Perusahaan baru ini akan memiliki struktur kepemilikan mayoritas Amerika. Hal ini memenuhi syarat mutlak yang selama ini Washington tuntut.

Oracle dan Silver Lake Ambil Alih Kendali

Secara rinci, pengumuman resmi mengungkapkan pembagian kue kekuasaan yang menarik. Investor Amerika dan global akan memegang gabungan saham sebesar 80,1 persen.

Tiga raksasa investasi memimpin konsorsium ini:

  • Oracle (15 persen)
  • Silver Lake (15 persen)
  • MGX (15 persen)

Sementara itu, ByteDance, induk perusahaan TikTok asal China, harus rela menjadi pemegang saham minoritas dengan porsi hanya 19,9 persen.

Kendali Penuh atas Algoritma dan E-Commerce

TikTok USDS JV bukan sekadar perusahaan cangkang. Sebaliknya, entitas ini memegang mandat yang sangat luas dan sensitif. Mereka akan mengelola perlindungan data, keamanan algoritma, moderasi konten, dan jaminan perangkat lunak untuk seluruh operasi TikTok di AS.

Lebih jauh lagi, perusahaan patungan ini juga akan mengendalikan aktivitas komersial vital. Ini mencakup e-commerce (TikTok Shop), periklanan, dan pemasaran, serta memastikan interoperabilitas produk global platform tersebut.

Baca Juga :  Kurir Ekstasi Kecelakaan di Tol Bakauheni, Ajak Istri Jemput 207 Ribu Butir Barang Haram

Dengan kata lain, jantung operasi TikTok di Amerika kini berdetak di bawah pengawasan ketat entitas di mana kepentingan Barat mendominasi.

Shou Chew Tetap di Dewan Direksi

Selanjutnya, dari sisi tata kelola, dewan direksi beranggotakan tujuh orang akan memimpin perusahaan patungan ini. Pihak perusahaan memastikan bahwa CEO TikTok saat ini, Shou Chew, akan duduk di kursi dewan tersebut guna menjembatani operasi global dengan entitas baru ini.

Kesepakatan ini menandai tonggak sejarah dalam saga panjang ketegangan teknologi AS-China. Setelah bertahun-tahun menghadapi ancaman pemblokiran dan negosiasi alot (sering disebut sebagai “Project Texas”), pembentukan USDS JV tampaknya menjadi kompromi final. Langkah ini berhasil memuaskan kekhawatiran keamanan nasional AS tanpa mematikan aplikasi favorit Gen Z tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik
Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni
Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan
Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang
Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas
Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris
Penembakan Massal di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik

Minggu, 27 September 2026 - 22:00 WIB

Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni

Minggu, 27 September 2026 - 21:30 WIB

Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang

Minggu, 27 September 2026 - 20:30 WIB

Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas

Berita Terbaru

HoYoverse membagikan kunci Final Beta dan merilis spesifikasi perangkat untuk gim Petit Planet di PC, iOS, dan Android. Simak rincian lengkapnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Membagikan Kunci Final Beta dan Spesifikasi Resmi

Selasa, 29 Sep 2026 - 09:04 WIB

Meta meluncurkan Horizon Create dan Horizon Studio berbasis AI. Pengguna dapat membuat game 2D dan 3D hanya dengan perintah teks sederhana. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Meta Meluncurkan Horizon Create dan Horizon Studio Berbasis AI

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:30 WIB

ASUS merilis harga dan tanggal peluncuran ROG Xbox Ally X20 OLED. Simak spesifikasi layar OLED 120Hz dan paket kolektor 20th Anniversary. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Resmi Umumkan Harga dan Tanggal Rilis ROG Xbox

Selasa, 29 Sep 2026 - 07:53 WIB