Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda

Senin, 4 Mei 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Ditpolairud Polda Metro Jaya mengevakuasi penumpang kapal pancing bocor di perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

Petugas Ditpolairud Polda Metro Jaya mengevakuasi penumpang kapal pancing bocor di perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Momen mencekam terjadi di perairan Tanjung Priok setelah kapal pancing JODY II mendadak bocor dan nyaris tenggelam.

Beruntung, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud Polda Metro Jaya) bergerak cepat mengevakuasi seluruh penumpang.

Sebanyak 11 orang, terdiri dari tiga kru kapal dan delapan pemancing, berhasil diselamatkan dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, mengatakan laporan pertama diterima dari komunitas nelayan di kawasan Marunda.

Baca Juga :  Misteri Kematian 3 Warga di Tanjung Priok, 6 Saksi Diperiksa - Polisi Dalami Aktivitas Korban

Mendapat laporan itu, petugas langsung mengerahkan dua kapal patroli, yakni KP VII-1014 dan KP VII-1008 ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak ke lokasi dan mengevakuasi seluruh korban. Alhamdulillah semua penumpang dan kru berhasil kami selamatkan,” kata Mustofa, Senin (4/5/2026).

Saat petugas tiba, air sudah terus masuk ke lambung kapal dan membuat penumpang panik.

Petugas kemudian mengevakuasi seluruh korban satu per satu agar tidak terjadi korban jiwa.

Mustofa mengungkapkan kebocoran diduga terjadi setelah pipa as propeller terlepas akibat getaran mesin yang cukup kuat.

Baca Juga :  Pakai Visa Kunjungan tapi Jadi Buruh Bangunan, 10 WNA China Dideportasi

Petugas sempat menarik kapal menuju Dermaga BKT Marunda agar tidak tenggelam di tengah laut. Namun kondisi kapal semakin parah hingga sebagian badan kapal akhirnya tenggelam.

“Yang terpenting keselamatan penumpang. Kapal memang tidak bisa diselamatkan sepenuhnya, tapi seluruh korban berhasil kami evakuasi,” ujarnya.

Setelah evakuasi selesai, petugas membawa seluruh korban ke Dermaga BKT Kampung Kepuh untuk pemeriksaan kesehatan dan pendataan.

Sementara itu, polisi masih memeriksa kru kapal untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin
200 RW Jakarta Masuk Peta Rawan Banjir, Ini Persiapan BPBD di Februari 2027
Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar
Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas
Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah
Subuh Bersama Warga, Kapolres Jakut Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Narkoba
Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap
Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:17 WIB

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin

Minggu, 8 November 2026 - 16:34 WIB

200 RW Jakarta Masuk Peta Rawan Banjir, Ini Persiapan BPBD di Februari 2027

Minggu, 8 November 2026 - 05:58 WIB

Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar

Minggu, 8 November 2026 - 05:31 WIB

Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas

Sabtu, 7 November 2026 - 11:43 WIB

Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah

Berita Terbaru

Ai+ Smartphone percepat kenaikan harga ke 11 November 2026 akibat krisis memori. Simak penyebab dan dampaknya bagi harga ponsel. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ai+ Percepat Penyesuaian ke 11 November

Minggu, 8 Nov 2026 - 21:27 WIB