Guru SDK Pamulang Dilaporkan Orang Tua Murid, Polisi Buka Peluang Damai

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Polisi masih mendalami laporan orang tua murid terhadap guru swasta SDK Pamulang, Christiana Budiyati.

Meski begitu, aparat membuka peluang penyelesaian damai melalui mekanisme restorative justice.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Polres Tangerang Selatan siap memfasilitasi mediasi kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami membuka ruang perdamaian bagi kedua pihak. Proses restorative justice masih memungkinkan,” kata Budi, Rabu (28/1/2026).

Menurut Budi, peristiwa itu terjadi pada Agustus 2025 saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Berdasarkan laporan orang tua, guru tersebut diduga mengucapkan kalimat yang dinilai kurang tepat kepada muridnya.

Baca Juga :  Istri Pegawai Pajak Manokwari Diculik dan Dibunuh, Jasad Ditemukan di Septic Tank

“Anak menyampaikan ke orang tua. Orang tua sempat mencoba bertemu guru, tapi tidak ada kesepakatan,” ujarnya.

Orang tua murid kemudian meminta agar guru bersangkutan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di depan kelas. Namun hingga Desember 2025, permintaan itu tidak terpenuhi dan berujung laporan ke polisi.

“Permintaan maaf sudah ada, tapi tidak dilakukan di forum terbuka seperti yang diminta. Akhirnya laporan dibuat,” jelas Budi.

Polisi berharap kedua pihak dapat menyelesaikan persoalan ini dengan kebesaran hati. “Kasus seperti ini sebaiknya diselesaikan secara baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Polda Metro Kerahkan Satgas SABER Pangan Jelang HBKN 2026, Harga dan Mutu Diawasi Ketat

Teguran Edukatif Jadi Laporan Polisi

Sebelumnya, dunia pendidikan di Tangerang Selatan dihebohkan laporan terhadap Christiana Budiyati, guru SDK Pamulang yang akrab disapa Bu Budi.

Kasus bermula saat seorang murid terjatuh usai diminta menggendong temannya. Teman tersebut justru meninggalkan korban tanpa menolong.

Sebagai wali kelas, Bu Budi memberi teguran dan nasihat tentang tanggung jawab serta nilai-nilai Pancasila. Namun, salah satu murid menilai teguran itu sebagai kemarahan di depan umum dan melaporkannya ke orang tua.

Kasus ini kini masih ditangani polisi sembari menunggu kemungkinan perdamaian kedua pihak. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Berita Terbaru