JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak malam membuat banjir kembali melumpuhkan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Hingga Kamis (29/1/2026) pukul 04.00 WIB, 18 RT terendam, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter.
BPBD DKI Jakarta memastikan banjir dipicu curah hujan tinggi yang dibarengi luapan Kali Ciliwung.
Air merangsek permukiman warga dan memaksa aparat bergerak cepat.
Di Jakarta Selatan, banjir menggenangi 4 RT, yakni 1 RT di Rawajati dan 3 RT di Pejaten Timur. Ketinggian air di kawasan ini berkisar 30–60 sentimeter.
Sementara itu, Jakarta Timur paling parah terdampak. Sebanyak 14 RT terendam, meliputi Bidara Cina (4 RT), Kampung Melayu (4 RT), Cawang (5 RT), dan Cililitan (1 RT).
Di wilayah ini, air naik hingga 110–150 sentimeter dan menghambat aktivitas warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi kondisi darurat tersebut, BPBD DKI Jakarta menurunkan personel ke lapangan.
Petugas melakukan pemantauan, penyedotan genangan, serta memastikan saluran air berfungsi normal.
BPBD juga menggandeng Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat, serta berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat.
Pemerintah turut menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir.
BPBD menargetkan air segera surut, namun warga di kawasan rawan banjir diminta tetap siaga mengingat potensi hujan susulan masih mengintai Jakarta dan sekitarnya. (red)
Editor : Hadwan


















