Banjir Rendam 18 RT di Jakarta, Jakarta Timur Terparah Air Capai 150 Cm

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, banjir merendam permukiman warga di Jakarta Timur akibat luapan Kali Ciliwung, Kamis (29/1/2026). (Posnews/MR)

Ilustrasi, banjir merendam permukiman warga di Jakarta Timur akibat luapan Kali Ciliwung, Kamis (29/1/2026). (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak malam membuat banjir kembali melumpuhkan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Hingga Kamis (29/1/2026) pukul 04.00 WIB, 18 RT terendam, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter.

BPBD DKI Jakarta memastikan banjir dipicu curah hujan tinggi yang dibarengi luapan Kali Ciliwung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Air merangsek permukiman warga dan memaksa aparat bergerak cepat.

Di Jakarta Selatan, banjir menggenangi 4 RT, yakni 1 RT di Rawajati dan 3 RT di Pejaten Timur. Ketinggian air di kawasan ini berkisar 30–60 sentimeter.

Baca Juga :  Ricuh di Griya Shanta: Warga Blokade Alat Berat, Pemkot Malang Gagal Bongkar Tembok

Sementara itu, Jakarta Timur paling parah terdampak. Sebanyak 14 RT terendam, meliputi Bidara Cina (4 RT), Kampung Melayu (4 RT), Cawang (5 RT), dan Cililitan (1 RT).

Di wilayah ini, air naik hingga 110–150 sentimeter dan menghambat aktivitas warga.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, BPBD DKI Jakarta menurunkan personel ke lapangan.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Prabowo Minta Operasi Modifikasi Cuaca Jabodetabek Diperluas

Petugas melakukan pemantauan, penyedotan genangan, serta memastikan saluran air berfungsi normal.

BPBD juga menggandeng Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat, serta berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat.

Pemerintah turut menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir.

BPBD menargetkan air segera surut, namun warga di kawasan rawan banjir diminta tetap siaga mengingat potensi hujan susulan masih mengintai Jakarta dan sekitarnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas
SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing
Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar
Tawuran Maut di Kalibaru Tewaskan Remaja, Polisi Bentuk Pos Pantau

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:21 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:05 WIB

SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:26 WIB

Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:03 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terbaru

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:21 WIB

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB