IHSG Rontok, Bareskrim Polri Buka Dugaan Saham Gorengan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Manipulasi Harga Saham Mencuat Usai IHSG Rontok. (Posnews/Reuters)

Dugaan Manipulasi Harga Saham Mencuat Usai IHSG Rontok. (Posnews/Reuters)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memicu aparat penegak hukum bergerak cepat.

Dittipideksus Bareskrim Polri langsung mendalami dugaan praktik manipulasi harga alias saham gorengan yang diduga menyeret pasar modal ke jurang pelemahan.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan penyidik bergerak aktif.

Aparat menyelidiki dan menyidik sejumlah perkara serupa yang berkaitan dengan permainan saham.

“Pasti kami dalami. Saat ini penyidik Dittipideksus sedang menangani beberapa kasus manipulasi saham,” tegas Ade Safri, Jumat (30/1/2026).

Bareskrim membuktikan penindakan bukan isapan jempol. Sebelumnya, polisi mengungkap dan menuntaskan kasus manipulasi saham yang menyeret Direktur PT Multi Makmur Lemindo, Junaedi, serta mantan pejabat BEI, Mugi Bayu.

Baca Juga :  Polri Pulangkan 4.800 Demonstran Aksi 28–31 Agustus, 583 Orang Masih Diproses Hukum

Dalam perkara tersebut, pengadilan menyatakan keduanya bersalah melanggar Undang-Undang Pasar Modal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hakim menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun 4 bulan serta denda Rp2 miliar kepada masing-masing terdakwa.

Kasus ini mencuat di tengah gejolak pasar saham. Pada perdagangan Rabu (28/1/2026), IHSG anjlok 659,67 poin atau 7,35 persen dan ditutup di level 8.320,55.

Pelaku pasar melakukan panic selling setelah MSCI mengumumkan review dan rebalancing saham Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai tekanan pasar muncul akibat penilaian MSCI terkait transparansi pasar dan rendahnya free float sejumlah emiten. Kondisi tersebut membuka celah praktik manipulasi harga saham.

Baca Juga :  Prabowo Minta TNI-Polri Tindak Tegas Aparat Terlibat Penyelundupan dan Aktivitas Ilegal

“Ini hanya syok sesaat. Emiten akan menyesuaikan dan kembali memenuhi standar MSCI,” ujar Purbaya.

Meski sempat tertekan, IHSG mulai bangkit. Pada perdagangan Jumat sore, indeks utama BEI menguat 97,41 poin atau 1,18 persen ke level 8.329,61.
Sementara itu, indeks LQ45 ikut naik 20,52 poin atau 2,52 persen ke posisi 833,53.

Kini, Bareskrim memperketat pengawasan. Aparat tidak lagi memandang remeh dugaan saham gorengan, terutama ketika gejolak pasar berpotensi merugikan jutaan investor. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Jakarta Membara, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku dan Sita Puluhan Sajam
OTT Bea Cukai, KPK Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas – Mantan Pejabat Eselon II Diamankan
Densus 88 Bongkar Aksi Kekerasan Siswa SMP Sungai Raya, 5 Gas Portabel dan 6 Molotov Disiapkan
Bisnis Gelap Etomidate Dibongkar, 82 Paket Disita dari Dua Perempuan
Racun Ditemukan di Minuman, Polisi Ungkap Titik Terang Kematian Satu Keluarga di Warakas
Memecahkan Dilema Darwin: Jejak Hewan Pertama
Bagaimana 382 Kilogram Batu Bulan Mengubah Tata Surya?
Balas Dendam Bullying, Siswa SMP di Kalbar Diduga Serang Sekolah Pakai Molotov

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:29 WIB

Tawuran Jakarta Membara, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku dan Sita Puluhan Sajam

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:04 WIB

OTT Bea Cukai, KPK Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas – Mantan Pejabat Eselon II Diamankan

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:42 WIB

Densus 88 Bongkar Aksi Kekerasan Siswa SMP Sungai Raya, 5 Gas Portabel dan 6 Molotov Disiapkan

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:24 WIB

Bisnis Gelap Etomidate Dibongkar, 82 Paket Disita dari Dua Perempuan

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:24 WIB

Racun Ditemukan di Minuman, Polisi Ungkap Titik Terang Kematian Satu Keluarga di Warakas

Berita Terbaru