Jakarta Masuk Zona Tak Sehat Pagi Ini, Udara Kotor Meski Diguyur Hujan

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. (Posnews/Kominfo)

Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Udara Ibu Kota kian pengap. Jakarta masuk zona tidak sehat pada Rabu pagi (4/2/2026).

Parahnya, Jakarta nangkring di peringkat 10 kota dengan polusi terburuk di dunia, meski hujan rutin mengguyur beberapa pekan terakhir.

Data IQAir mencatat, pukul 05.32 WIB, AQI Jakarta tembus 127. Konsentrasi PM2.5 mencapai 40 mikrogram per meter kubik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini berbahaya, terutama bagi kelompok rentan.

Polusi setinggi itu mengancam kesehatan, merusak lingkungan, dan menurunkan kualitas hidup warga. Warga pun diminta pakai masker dan mengurangi aktivitas luar ruang.

Baca Juga :  Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakati Strategis Baru

Untuk perbandingan, Delhi, India, menjadi kota paling tercemar dengan AQI 340. Di bawahnya ada Krasnoyarsk, Rusia, dan Lahore, Pakistan. Jakarta menyusul di jajaran kota berpolusi global.

Di tengah kondisi itu, Jakarta mengandalkan 111 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) yang aktif memantau polusi di seluruh wilayah ibu kota.

Sementara soal cuaca, BMKG melaporkan Jakarta diselimuti awan tebal sejak pagi. Siang hari, hujan ringan turun di banyak wilayah.

Baca Juga :  Musala di Asrama Putra Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Puluhan Santri Terjebak

Malam hari, hujan ringan masih mengguyur Jakarta Selatan dan Timur. Jakarta Barat berpotensi diguyur hujan petir, sementara Jakarta Pusat dan Utara cenderung berawan.

Wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, Bogor, dan Tangerang tak luput. Hujan ringan hingga petir diprediksi muncul dari sore sampai malam.

BMKG mengingatkan warga tetap siaga. Cuaca ekstrem dan udara kotor jadi ancaman ganda hari ini. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kaki Diborgol dan Dirantai, 3 Pemuda di Senen Diduga Disekap Selama Tiga Pekan
Jakarta Bangun Akses Bawah Tanah ke MRT, Hotel-Hotel Ikonik Terintegrasi
Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil, Sudin Tamhut Jakarta Utara Sisir Pohon Berisiko
Teriak Minta Tolong, Pemuda Luka Bacok di Bekasi Diduga Jadi Korban Begal
Air Laut Menghitam di Tarumajaya, Nelayan Terpaksa Jadi Buruh dan Pemulung
Mengapa Kasus YTR Belum Disebut Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan
Cuaca Jabodetabek 28 Juni 2026: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan, Jakarta Berawan
54 Tim Ramaikan Turnamen Mobile Legends Hari Bhayangkara ke-80 di Jakarta Utara

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kaki Diborgol dan Dirantai, 3 Pemuda di Senen Diduga Disekap Selama Tiga Pekan

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:30 WIB

Jakarta Bangun Akses Bawah Tanah ke MRT, Hotel-Hotel Ikonik Terintegrasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:17 WIB

Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil, Sudin Tamhut Jakarta Utara Sisir Pohon Berisiko

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:24 WIB

Teriak Minta Tolong, Pemuda Luka Bacok di Bekasi Diduga Jadi Korban Begal

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:15 WIB

Air Laut Menghitam di Tarumajaya, Nelayan Terpaksa Jadi Buruh dan Pemulung

Berita Terbaru