Polri Pulangkan 4.800 Demonstran Aksi 28–31 Agustus, 583 Orang Masih Diproses Hukum

Senin, 8 September 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan pers terkait penanganan demonstrasi 28–31 Agustus 2025. Foto-Polri

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan pers terkait penanganan demonstrasi 28–31 Agustus 2025. Foto-Polri

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri Pulangkan 4.800 Demonstran, 583 Masih Diproses Hukum

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan, dari total 5.444 demonstran yang diamankan selama aksi 28–31 Agustus 2025, Polri telah memulangkan 4.800 orang. Sementara itu, 583 orang lainnya masih menjalani proses hukum untuk mengungkap aktor intelektual dan penyandang dana di balik kericuhan.

“Dari 5.444 orang yang diamankan, 4.800 sudah dipulangkan. Jadi tinggal 583 yang saat ini masih diproses di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Medan, maupun wilayah lain,” jelas Dedi usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kumham Imipas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025).

Polri Lakukan Assessment Mendalam

Baca Juga :  Polri dan Singapore Police Bongkar Jaringan Perdagangan Bayi Lintas Negara

Dedi menuturkan Bareskrim Polri sedang menghimpun dan menganalisis data 583 orang yang masih ditahan. Polri menelusuri secara menyeluruh siapa aktor intelektual, penyandang dana, operator lapangan, dan pelaku lain yang terlibat dalam aksi ricuh.

“Ia sedang di-assessment oleh penyidik. Kami kaji semua pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektual, penyandang dana, operator lapangan, serta pelaku lainnya,” tambah Dedi.

Restorative Justice untuk Anak-Anak

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri juga memprioritaskan penanganan anak-anak yang terlibat. Dedi menegaskan, status hukum anak akan dipilah dan membuka peluang penerapan restorative justice (RJ) bekerja sama dengan Komnas HAM, Komnas Anak, dan KPAI.

“Dari 583 orang, kami pilah mana dewasa, mana anak. Untuk anak, penting dibahas apakah perlu restorative justice. Penentuan dilakukan berdasarkan assessment penyidik dan koordinasi dengan lembaga terkait,” ujar Dedi.

Baca Juga :  Prabowo Bangga Kontingen Indonesia Pimpin Parade Bastille Day di Prancis

Yusril Pastikan Proses Hukum Transparan

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan, 583 orang yang masih ditahan berstatus penyidikan lanjutan dan belum semua dilimpahkan ke pengadilan. Proses hukum akan dilakukan secara terbuka dan transparan.

“583 orang itu masih dalam penyidikan. Tidak semuanya pasti dibawa ke pengadilan. Bila bukti cukup, penyidik bisa memutuskan menerapkan restorative justice atau melanjutkan ke persidangan. Pemerintah memastikan proses hukum berlangsung transparan,” tegas Yusril. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan
Indonesia Desak Transparansi Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun
Prabowo Tiba di Monas Naik Maung, Joget Bareng Buruh di May Day 2026
May Day 2026 di Monas, Buruh Bawa 11 Tuntutan – Prabowo Janjikan Kejutan
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan – Waspada Petir dan Angin Kencang
Operasi Senyap! 16 WNA Pelaku Love Scamming Diciduk Imigrasi di Resort Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:18 WIB

BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:49 WIB

Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:35 WIB

Indonesia Desak Transparansi Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:00 WIB

Prabowo Tiba di Monas Naik Maung, Joget Bareng Buruh di May Day 2026

Berita Terbaru

Alun-alun teknologi militer. Ukraina menawarkan kerja sama sistem nirawak dan pengalaman medan tempur kepada Jepang guna memperkuat pertahanan Tokyo di tengah perubahan peta keamanan Asia-Pasifik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB