Aksi Main Hakim Sendiri Viral, Pegawai Ritel Babak Belur di Jakarta Selatan

Senin, 2 Februari 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai ritel menjadi korban pengeroyokan di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terekam dalam video viral. (Posnews/Ist)

Pegawai ritel menjadi korban pengeroyokan di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terekam dalam video viral. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal kembali terjadi di ibu kota. Sejumlah pegawai toko ritel diduga menjadi korban pengeroyokan di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026) dini hari.

Video kejadian itu viral dan bikin publik geram.

Insiden berdarah ini bermula saat sebuah mobil diduga menabrak sepeda motor yang terparkir di depan toko. Pemilik motor langsung menuntut pertanggungjawaban pengemudi.

Awalnya, pelaku mengaku siap menyelesaikan masalah dan memanggil keluarganya ke lokasi.

Baca Juga :  GT Senayan dan GT Semanggi 1 Kembali Dibuka, Jasa Marga Pastikan Tol Dalam Kota Jakarta Lancar

Namun situasi berubah panas. Bukannya damai, rombongan yang diduga keluarga pengemudi justru menyerang para pegawai ritel.

Tanpa ampun, mereka diduga menganiaya korban hingga beberapa pegawai mengalami luka-luka.

Video viral memperlihatkan korban dalam kondisi tertekan. Disebutkan pula, sebagian pegawai memilih bungkam dan takut melapor karena khawatir mendapat serangan balasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, membenarkan adanya perselisihan di lokasi.

Baca Juga :  Pria di Depok Dikeroyok di Tempat Pemancingan, Kepala Robek Dihantam Pelaku

Polisi sudah mengecek tempat kejadian perkara, namun hingga kini belum menerima laporan resmi dari korban.

“Anggota sudah cek ke lokasi. Tapi sampai sekarang belum ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan,” kata Kompol Anggiat, Senin (2/2/2026).

Polisi menyatakan tetap siaga dan membuka pintu hukum jika korban berani melapor. Kasus ini menambah daftar panjang aksi main hakim sendiri yang meresahkan warga Jakarta. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat, Ini Aturan dan Sanksinya
Pabrik Ekstasi dan Happy Water Digerebek di Apartemen Cipinang, Produksi Puluhan Ribu Butir
Polisi Bekuk Pengedar 100 Cartridge Etomidate di Tanjung Priok, Jaringan Masih Diburu
Israel Perluas Zona Keamanan di Lebanon Selatan demi Redam Hezbollah
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL
Uang Palsu Rp620 Juta Digerebek di Hotel Kemang Bogor, Satu Pelaku Ditangkap
Mutilasi Freezer Bekasi Terungkap, Korban Dibunuh karena Tolak Ajakan Mencuri
Pakistan Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Perundingan AS-Iran di Tengah Eskalasi Total

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:29 WIB

Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat, Ini Aturan dan Sanksinya

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:10 WIB

Pabrik Ekstasi dan Happy Water Digerebek di Apartemen Cipinang, Produksi Puluhan Ribu Butir

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:55 WIB

Polisi Bekuk Pengedar 100 Cartridge Etomidate di Tanjung Priok, Jaringan Masih Diburu

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:42 WIB

Israel Perluas Zona Keamanan di Lebanon Selatan demi Redam Hezbollah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:26 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL

Berita Terbaru