Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menemukan potongan tubuh korban mutilasi di kebun bambu wilayah Cariu, Bogor, dengan bantuan anjing pelacak K-9 Polda Metro Jaya. (Posnews/Ist)

Polisi menemukan potongan tubuh korban mutilasi di kebun bambu wilayah Cariu, Bogor, dengan bantuan anjing pelacak K-9 Polda Metro Jaya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus pembunuhan disertai mutilasi pria yang jasadnya disembunyikan dalam freezer di kios ayam geprek, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, akhirnya mulai terkuak.

Polisi mengungkap motif keji di balik aksi sadis tersebut: pelaku ingin menguasai harta korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan pembunuhan dilakukan karena alasan ekonomi. Para pelaku mengincar barang berharga milik korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Motifnya ekonomi. Pelaku ingin menguasai motor, HP korban, serta kendaraan operasional tempat kerjanya,” ujar Budi, Selasa (31/3/2026).

Selanjutnya, polisi mengembangkan kasus dan berhasil menangkap satu pelaku tambahan berinisial A. Ia diduga berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

“Penyidik sudah mengamankan penadah yang menerima dan menjual barang milik korban,” tambah Budi.

Baca Juga :  Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi

Penangkapan ini memperkuat dugaan bahwa aksi pembunuhan tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan jaringan kecil untuk menghilangkan jejak barang bukti.

Jejak Barang Bukti Bongkar Peran Pelaku

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan pelaku A ditangkap setelah polisi melacak aliran barang milik korban yang hilang.

Dua eksekutor utama berinisial S dan DS alias ANS sebelumnya menjual dua unit sepeda motor milik korban kepada A.

Dari sinilah polisi berhasil mengungkap rantai kejahatan yang dilakukan secara sistematis.

Fakta yang lebih mengerikan terungkap. Polisi memastikan telah menemukan potongan tubuh korban berinisial AH (39) yang sempat hilang.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Turunkan 2.511 Personel Amankan Reuni Akbar 212 di Monas

Para pelaku mengaku membuang bagian tubuh tersebut secara terpisah di wilayah Cariu, Bogor.

“Potongan tangan dan kaki korban dibuang di daerah Cariu, Bogor,” ungkap Abdul Rahim.

Kasus Masuk Fase Krusial

Pengungkapan motif, penangkapan pelaku tambahan, serta penemuan potongan tubuh korban mendorong kasus mutilasi freezer ini memasuki fase krusial.

Polisi terus mendalami kemungkinan adanya peran pihak lain serta memastikan seluruh pelaku mendapat hukuman setimpal.

Kasus mutilasi di Bekasi ini menggemparkan publik. Motif ekonomi mendorong pelaku melakukan aksi sadis ini.

Selain itu, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan membuang potongan tubuh, sehingga menjadikan kasus ini sebagai salah satu kejahatan paling brutal yang menyita perhatian luas.(red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB