TULUNGAGUNG, POSNEWS.CO.ID – Angin kencang disertai hujan mengamuk di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.27 WIB.
Terjangan cuaca ekstrem ini merusak sedikitnya 59 rumah warga, merobohkan satu rumah, dan membuat sejumlah fasilitas umum terdampak.
Petugas BPBD bersama warga langsung mendapati kerusakan parah di Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, serta Desa Sumberingin Kulon dan Sumberingin Kidul, Kecamatan Ngunut.
Angin kencang merobek atap rumah, memecah genting, dan merobohkan pohon hingga sempat menutup akses jalan utama.
Kepala BPBD Tulungagung Sudarmaji memastikan kerusakan tersebar di banyak titik. Ia menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka serius, meski kerugian materi cukup besar.
Di sisi lain, Kapolsek Sumbergempol AKP Mohammad Anshori mencatat banyak atap rumah hancur akibat terjangan angin.
Angin juga merusak satu bangunan taman kanak-kanak (TK). Selain itu, rumah warga dan sebuah masjid di Desa Trenceng ikut rusak, disertai pohon tumbang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas memperkirakan kerugian awal mencapai jutaan rupiah, terutama untuk perbaikan atap dan bangunan yang roboh.
Hingga kini, petugas terus membersihkan puing-puing dan mendata kerusakan lanjutan.
Sebelumnya, BMKG telah memprakirakan potensi hujan disertai petir dan angin kencang di Jawa Timur, termasuk Tulungagung, akibat pola cuaca ekstrem yang masih aktif.
Petugas mengimbau warga tetap waspada dan mengantisipasi cuaca ekstrem berulang, terutama jika hujan deras dan angin kuat kembali melanda sejumlah kecamatan di Tulungagung dalam beberapa hari ke depan. (red)
Editor : Hadwan



















