Angin Kencang Mengamuk di Tulungagung, Puluhan Rumah Porak-Poranda

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, rumah warga rusak parah akibat angin kencang disertai hujan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, rumah warga rusak parah akibat angin kencang disertai hujan. (Posnews/Ist)

TULUNGAGUNG, POSNEWS.CO.ID – Angin kencang disertai hujan mengamuk di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.27 WIB.

Terjangan cuaca ekstrem ini merusak sedikitnya 59 rumah warga, merobohkan satu rumah, dan membuat sejumlah fasilitas umum terdampak.

Petugas BPBD bersama warga langsung mendapati kerusakan parah di Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, serta Desa Sumberingin Kulon dan Sumberingin Kidul, Kecamatan Ngunut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angin kencang merobek atap rumah, memecah genting, dan merobohkan pohon hingga sempat menutup akses jalan utama.

Baca Juga :  Kapolri Cup 2025 Resmi Naik Kelas Jadi Turnamen Internasional, 1.147 Peserta Siap Unjuk Gigi di Kejuaraan Menembak IPSC Level 3

Kepala BPBD Tulungagung Sudarmaji memastikan kerusakan tersebar di banyak titik. Ia menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka serius, meski kerugian materi cukup besar.

Di sisi lain, Kapolsek Sumbergempol AKP Mohammad Anshori mencatat banyak atap rumah hancur akibat terjangan angin.

Angin juga merusak satu bangunan taman kanak-kanak (TK). Selain itu, rumah warga dan sebuah masjid di Desa Trenceng ikut rusak, disertai pohon tumbang.

Petugas memperkirakan kerugian awal mencapai jutaan rupiah, terutama untuk perbaikan atap dan bangunan yang roboh.

Baca Juga :  Jasa Pembuatan Website di Bekasi – Profesional dan Terjangkau

Hingga kini, petugas terus membersihkan puing-puing dan mendata kerusakan lanjutan.

Sebelumnya, BMKG telah memprakirakan potensi hujan disertai petir dan angin kencang di Jawa Timur, termasuk Tulungagung, akibat pola cuaca ekstrem yang masih aktif.

Petugas mengimbau warga tetap waspada dan mengantisipasi cuaca ekstrem berulang, terutama jika hujan deras dan angin kuat kembali melanda sejumlah kecamatan di Tulungagung dalam beberapa hari ke depan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Patah Kaki
Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan
Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang
Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali
Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul
Ledakan Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Terluka dan 20 Ruko Rusak
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung Tewas Usai Serang Polisi
Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Patah Kaki

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul

Berita Terbaru

Henri B Kagan dan Kenso Soai meraih Hadiah Nobel Kimia atas penemuan autokatalisis dan efek non-linear. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Henri B Kagan dan Kenso Soai Memenangi Hadiah Nobel Kimia

Rabu, 7 Okt 2026 - 20:04 WIB