Putaran Kedua Rundingan Nuklir Iran-AS Dimulai

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampu hijau untuk Jenewa. Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu Menlu Oman di Muscat guna menyelaraskan posisi sebelum menghadapi delegasi Amerika Serikat dalam perundingan nuklir putaran kedua. Dok: Istimewa.

Lampu hijau untuk Jenewa. Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu Menlu Oman di Muscat guna menyelaraskan posisi sebelum menghadapi delegasi Amerika Serikat dalam perundingan nuklir putaran kedua. Dok: Istimewa.

JENEWA, POSNEWS.CO.ID – Media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa putaran kedua pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat telah dimulai di Jenewa pada Selasa pagi waktu setempat. Proses diplomasi ini bertujuan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir yang berisiko mengguncang Timur Tengah.

Oman tetap memegang peran krusial sebagai jembatan komunikasi dalam negosiasi ini. Pertemuan tersebut meneruskan momentum putaran pertama di Muscat pada 6 Februari lalu, yang para pejabat deskripsikan sebagai “awal yang baik” meskipun belum menghasilkan terobosan besar.

Kehadiran Jared Kushner dan Tim Spesialis

Washington mengirimkan tim kuat yang terdiri dari utusan khusus presiden, Steve Witkoff, dan Jared Kushner. Kehadiran Kushner menandakan keterlibatan langsung lingkaran inti Presiden Donald Trump dalam menentukan arah kebijakan luar negeri AS di kawasan tersebut.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi memimpin delegasi yang ia sebut sebagai tim “diplomatik dan terspesialisasi”. Tim ahli ini memegang mandat penuh untuk mengevaluasi poin-poin teknis terkait nuklir dan dampak sanksi ekonomi terhadap Iran.

Tawaran Fleksibilitas vs “Garis Merah” Teheran

Sebelum perundingan dimulai, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi memberikan sinyal kompromi dalam wawancara dengan BBC pada hari Minggu. Ia menyatakan bahwa Iran bersedia mendiskusikan pengenceran cadangan uranium hasil pengayaan 60 persen sebagai bentuk itikad baik.

Namun demikian, Takht-Ravanchi menutup pintu rapat-rapat bagi tuntutan Washington mengenai penghentian total pengayaan uranium (zero enrichment) di tanah Iran. Teheran menetapkan hak pengolahan energi nuklir damai dan kapasitas pertahanan rudal sebagai “garis merah” yang tidak akan mereka kompromikan. “Kami mencari kesepakatan yang adil dan merata yang mampu mencabut sanksi ekonomi,” tegas Takht-Ravanchi.

Baca Juga :  Istri PM Pedro Sánchez Harus Jalani Sidang

Tuntutan Berat dari Washington

Amerika Serikat tetap memegang posisi tawar yang keras dalam meja perundingan. Washington secara eksplisit menuntut agar kesepakatan baru mencakup larangan total pengayaan uranium dan pemindahan seluruh material hasil pengayaan ke luar negeri.

Selain itu, pemerintahan Trump ingin memperluas cakupan perjanjian untuk membatasi pengembangan rudal jarak jauh Iran. AS juga mendesak Teheran untuk segera menghentikan dukungan terhadap kelompok-kelompok proksi di kawasan regional. Perbedaan fundamental ini memicu kekhawatiran para pengamat bahwa negosiasi di Jenewa akan menghadapi tantangan teknis dan politik yang sangat berat. Dunia kini memantau apakah kehadiran mediator Oman mampu melunakkan kebuntuan antara syarat berat Washington dan kedaulatan energi Teheran.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride
Pelaku Lepaskan Tembakan ke Gedung Konsulat AS
Gelombang Fitur AI Interaktif Ubah Pengalaman Membaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:08 WIB

Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:04 WIB

Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India

Berita Terbaru

Solusi daya ringkas harian. Itel merilis powerbank Zeno berkapasitas 10.000mAh dan 20.000mAh berbekal kabel terintegrasi serta pengisian cepat. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Itel Resmi Meluncurkan Powerbank Zeno di India

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:00 WIB

Terobosan baru industri gawai. Qualcomm merancang fitur eksklusif AI Frame Fusion pada Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro demi pengalaman gaming ekstra mulus. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Qualcomm Bekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro

Kamis, 30 Jul 2026 - 12:00 WIB

Inovasi tablet ringkas Apple. Bocoran Bloomberg mengungkap kehadiran IP rating tahan air serta layar OLED pada iPad mini mendatang. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

iPad Mini Generasi Baru Bawa Sertifikasi Tahan Air

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:31 WIB