Bareskrim Polri Tingkatkan Kasus Narkotika AKBP Didik Putra Kuncoro ke Penyidikan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koper Putih Berisi Sabu dan Ekstasi, AKBP Didik Putra Kuncoro Jadi Tersangka. (Posnews/Instagram)

Koper Putih Berisi Sabu dan Ekstasi, AKBP Didik Putra Kuncoro Jadi Tersangka. (Posnews/Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggelar perkara dugaan kepemilikan narkotika yang melibatkan AKBP Didik Putra Kuncoro, Kapolres Bima Kota.

Dalam forum tersebut, penyidik langsung memutuskan meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan.

Bareskrim Polri menggelar perkara pada Jumat (13/2/2026) pukul 14.00 WIB di Ruang Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wadirtippidnarkoba, Kombes Pol Sunaryo, memimpin langsung jalannya gelar perkara bersama para pejabat utama.

Sejumlah perwira turut mengikuti forum tersebut, yakni Kombes Pol Cahyo, Kombes Pol Zulkarnain Harahap, Kombes Pol Awaludin Amin, AKBP Dede Suhatmi, AKBP Happy Saputra, AKP Rinaldy, Iptu Syaiful Hadi Widodo, dan Kompol Garace Adelina.

Selain AKBP Didik, penyidik juga menyeret Miranti Afriana dan Aipda Dianita Agustina dalam perkara ini.

Kronologi Pengungkapan

Pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, Divisi Paminal Mabes Polri lebih dulu mengamankan AKBP Didik Putra Kuncoro.

Baca Juga :  Operasi Zebra Jaya 2025 Digelar, 11 Pelanggaran Jadi Target Utama - Patroli 24 Jam di Jakarta

Saat memeriksa yang bersangkutan, penyidik memperoleh keterangan tentang koper putih miliknya yang diduga berisi narkotika.

Berdasarkan informasi tersebut, tim penyidik langsung bergerak ke kediaman Aipda Dianita Agustina di Perumahan Cluster Grande Karawaci Blok F 06 RT 02 RW 23, Kelurahan Sukabakti, Tangerang, Banten.

Di lokasi itu, penyidik menemukan koper yang sebelumnya telah diamankan personel Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.

Barang Bukti Disita

Saat menggeledah koper, penyidik menyita sejumlah barang bukti, yakni:

  • Sabu seberat 16,3 gram
  • Ekstasi 49 butir dan 2 butir sisa pakai (total 23,5 gram)
  • Alprazolam 19 butir
  • Happy Five 2 butir
  • Ketamin 5 gram

Keputusan Gelar Perkara

Setelah memeriksa alat bukti dan keterangan awal, peserta gelar perkara sepakat menaikkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro.

Selanjutnya, penyidik akan:

  • Melakukan tes darah dan rambut terhadap Miranti Afriana serta Aipda Dianita Agustina.
  • Mendalami proses perpindahan koper putih milik AKBP Didik ke rumah Aipda Dianita.
  • Menggali lebih jauh peran serta unsur kesengajaan (mens rea) Miranti Afriana.
  • Memperdalam keterangan Aipda Dianita Agustina terkait dugaan keterlibatan dalam perkara tersebut.
Baca Juga :  Perampok Bersenpi Gasak Rp 800 Juta di Tubaba Ditangkap, Otak dan Eksekutor Dibekuk

Dalam gelar perkara itu, peserta juga menyepakati penerapan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Serta Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika juncto Lampiran I Nomor Urut 9 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 terhadap tersangka AKBP Didik Putra Kuncoro.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa penyidik akan memproses kasus ini secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

Dengan keputusan tersebut, Bareskrim Polri kembali menegaskan komitmennya memberantas narkotika, termasuk jika pelanggaran melibatkan aparat penegak hukum sendiri. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB