Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah di Situbondo, 1 Tewas dan 7 Luka Parah

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petasan meledak. (Posnews/Net)

Ilustrasi, petasan meledak. (Posnews/Net)

SITUBONDO, POSNEWS.CO.ID – Aparat Polres Situbondo menyelidiki ledakan hebat yang menghancurkan rumah warga di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Ledakan tersebut menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menyatakan ledakan diduga berasal dari bahan petasan yang tersimpan di dalam rumah milik Kulsum (60).

“Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, ledakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kami menduga sumbernya dari bahan petasan,” tegas Bayu di lokasi kejadian.

Rumah Rata dengan Tanah, Korban Tertimpa Reruntuhan

Ledakan dahsyat itu merobohkan rumah Kulsum hingga rata dengan tanah. Selain itu, sejumlah rumah di sekitar lokasi turut mengalami kerusakan akibat gelombang kejut.

Baca Juga :  Gunung Semeru Meletus: Kolom Abu Capai 2.000 Meter, Awan Panas Meluncur 7 Km

Dalam peristiwa tersebut, Supriyadi (50) meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara tujuh korban lainnya mengalami luka bakar dan patah tulang.

Lima korban, yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), dan Kulsum (60), menjalani perawatan di RSUD Asembagus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun Abdurrahman (15) mengalami luka bakar sekitar 90 persen dan dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo untuk penanganan intensif.

Polisi Dalami Dugaan Produksi Petasan

Polisi kini memasang garis pengaman di lokasi dan mengumpulkan barang bukti. Tim Inafis bersama petugas Laboratorium Forensik Polda Jatim turut diterjunkan untuk memastikan penyebab pasti ledakan.

Selain itu, aparat juga mendalami dugaan aktivitas produksi petasan ilegal di rumah tersebut. Jika terbukti, pelaku dapat dijerat Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan bahan peledak tanpa izin.

Baca Juga :  Semeru Naik Level Awas, 300 Warga Lumajang Dievakuasi Akibat Awan Panas 13 Km

Kapolres menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini. “Kami fokus pada proses penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan dan kemungkinan unsur pidana,” ujarnya.

Warga Diminta Waspada

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras terhadap bahaya penyimpanan dan pembuatan petasan secara ilegal di permukiman padat penduduk.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan atau meracik bahan peledak tanpa izin karena berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.

Hingga kini, aparat masih melakukan pendataan kerusakan rumah warga serta pendalaman keterangan saksi guna memastikan kronologi lengkap ledakan di Situbondo tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran
Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar
Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Langsung Diborgol Kejagung Tersandung Kasus
Sidang Perdana Aktivis Andrie Yunus Digelar 29 April 2026, Publik Soroti Proses Hukum
IEA, IMF, dan Bank Dunia Peringatkan Dampak Destruktif Perang Iran terhadap Ekonomi Dunia
Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:21 WIB

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 April 2026 - 14:31 WIB

Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 14:13 WIB

Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok

Kamis, 16 April 2026 - 14:02 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek

Kamis, 16 April 2026 - 13:34 WIB

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Langsung Diborgol Kejagung Tersandung Kasus

Berita Terbaru

Mencari kesatuan ekonomi. Para pemimpin keuangan G7 berkumpul di Washington guna menghadapi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global akibat blokade Selat Hormuz yang masih berlanjut di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:21 WIB

Validasi strategi Beijing. Kelumpuhan Selat Hormuz mempercepat transisi energi global ke arah teknologi bersih, memosisikan Tiongkok sebagai penguasa tunggal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:13 WIB