BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) memperkuat program ketahanan pangan dengan menebar 15.000 benih ikan bandeng dan 150.000 benih udang vaname di kawasan tambak Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa (2/6/2026).
Penebaran benih dilakukan di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong. Program ini sekaligus mendukung ketersediaan bahan baku untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya.
Kawasan Muaragembong dipilih karena menjadi salah satu sentra budidaya perikanan terbesar di Kabupaten Bekasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui program tersebut, produktivitas tambak diharapkan meningkat sehingga mampu mendongkrak pendapatan petambak dan memperkuat pasokan pangan.
Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, mengatakan kegiatan itu merupakan komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Menurutnya, sektor budidaya perikanan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.
“Ditpolairud tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah perairan. Kami juga berupaya mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” kata Mustofa.
Ia menilai tambak-tambak di Muaragembong memiliki potensi besar untuk menghasilkan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi.
Karena itu, pengembangannya perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Selain mendukung produksi pangan, penebaran benih bandeng dan udang vaname juga menjadi langkah memperkuat kemitraan dengan petani tambak agar sektor budidaya perikanan semakin produktif dan berdaya saing.
Mustofa berharap benih yang ditebar dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen maksimal sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Harapan kami, hasil panen nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan petambak sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat H. Zaini Sidi, petani tambak Munasir, serta warga pesisir Muaragembong.
Sebagai wilayah pesisir strategis di Kabupaten Bekasi, Muaragembong selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi bandeng dan udang yang memasok kebutuhan pasar Jabodetabek.
Karena itu, peningkatan produktivitas tambak di kawasan ini dinilai penting untuk memperkuat ekonomi lokal dan menjaga ketersediaan pangan. **
Editor : Hadwan












