JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak dini hari langsung memicu banjir di sejumlah titik, terutama di Jakarta Selatan.
Air meluap setelah debit Kali Krukut dan Kali PHB Nipam meningkat drastis.
Berdasarkan data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per pukul 05.00 WIB, Jumat (20/2/2026), sebanyak 31 Rukun Tetangga (RT) terendam banjir.
Cipete Utara Terendam Hingga 70 Cm
Pertama, banjir merendam 3 RT di Kelurahan Cipete Utara. Ketinggian air mencapai 70 sentimeter. Curah hujan tinggi sejak dini hari memicu luapan Kali Krukut hingga masuk ke permukiman warga.
Akibatnya, aktivitas warga terganggu. Sejumlah rumah tergenang dan kendaraan terpaksa diparkir di lokasi lebih tinggi.
Petogogan Terdampak 28 RT
Sementara itu, di Kelurahan Petogogan, banjir merendam 28 RT dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter. Selain curah hujan tinggi, luapan Kali Krukut dan Kali PHB Nipam memperparah genangan.
Meski ketinggian air relatif lebih rendah dibanding Cipete Utara, genangan tetap menghambat mobilitas warga pada pagi hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Data Wilayah Terdampak per 05.00 WIB
Jakarta Selatan – Total 31 RT
- Kelurahan Cipete Utara: 3 RT
Ketinggian air: 70 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut - Kelurahan Petogogan: 28 RT
Ketinggian air: 20 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi, luapan Kali Krukut, dan luapan Kali PHB Nipam
BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan situasi dan mengerahkan personel untuk melakukan penyedotan serta memastikan kondisi warga terdampak.
Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama yang tinggal di bantaran sungai. Jika hujan dengan intensitas tinggi kembali turun, potensi kenaikan debit air masih bisa terjadi. (red)
Editor : Hadwan





















