Gunakan Jet Milik OSO, Menag Nasaruddin Umar Serahkan Laporan ke KPK

Senin, 23 Februari 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Posnews/Humas Kemenag)

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Posnews/Humas Kemenag)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar mendatangi Gedung ACLC Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (23/2/2026), untuk melaporkan dugaan gratifikasi terkait penggunaan fasilitas jet pribadi saat kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan.

Nasaruddin menegaskan, kedatangannya bertujuan menyampaikan laporan resmi atas penggunaan pesawat khusus ketika menjalankan tugas di Makassar dan Kabupaten Takalar.

“Saya datang untuk melaporkan terkait keberangkatan saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan dengan menggunakan pesawat khusus,” ujar Nasaruddin kepada wartawan.

Selanjutnya, ia memastikan proses pelaporan berjalan lancar dan transparan. Ia juga menekankan komitmennya untuk memberi teladan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, mulai dari pejabat tinggi hingga staf di daerah.

“Alhamdulillah, prosesnya berjalan baik. Saya ingin menjadi contoh bagi seluruh bawahan agar tidak ragu melaporkan hal-hal yang berpotensi menimbulkan persepsi gratifikasi,” tegasnya.

Lebih jauh, Nasaruddin mengajak seluruh penyelenggara negara untuk bersikap terbuka terhadap segala sesuatu yang bersifat “syubhat” atau berpotensi menimbulkan keraguan hukum.

Baca Juga :  Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Ditangkap Usai Video Viral

“Laporkan apa adanya. Kalau memang ada konsekuensi, kita harus siap bertanggung jawab. Jangan takut bersikap transparan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Viral di Media Sosial

Sebelumnya, pada 16 Februari 2026, warganet di platform X ramai membahas kunjungan Menag menggunakan jet pribadi. Sorotan publik menguat setelah foto dan informasi penerbangan beredar luas.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, memberikan klarifikasi resmi.

Ia menjelaskan bahwa Nasaruddin menggunakan jet pribadi pada 15 Februari 2026 saat menghadiri agenda peresmian di Kabupaten Takalar.

Menurut Thobib, pesawat tersebut merupakan milik tokoh nasional Oesman Sapta Odang. Fasilitas itu disiapkan atas inisiatif OSO demi efisiensi waktu mengingat padatnya jadwal Menteri Agama.

Baca Juga :  Korupsi RSUD Kolaka Timur, KPK Telusuri Peran Pejabat Kemenkes dan Bupati

“Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap peresmian Balai Sarkiah dihadiri Menag. Untuk efisiensi waktu di tengah agenda yang padat, beliau berinisiatif menyiapkan jet pribadi,” jelas Thobib dalam keterangan resmi di laman Kementerian Agama.

Komitmen Transparansi

Kini, laporan resmi telah diserahkan ke KPK untuk ditelaah sesuai mekanisme yang berlaku. KPK akan menentukan apakah penggunaan fasilitas tersebut masuk kategori gratifikasi yang harus ditetapkan sebagai milik negara atau tidak.

Langkah proaktif Nasaruddin Umar melaporkan dugaan gratifikasi jet pribadi ini dinilai sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas pejabat publik.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena menyangkut etika penggunaan fasilitas oleh penyelenggara negara di tengah tuntutan integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993
Zambia Cabut Pajak BBM guna Lindungi Ekonomi dari Dampak Perang Iran
DR Kongo Terima Puluhan Deportan Negara Ketiga dari Amerika
Xi Jinping dan To Lam Sahkan Kemitraan Strategis Tingkat Tinggi
Demo Besar di DPR RI Hari Ini, Polda Metro Jaya Imbau Warga Hindari Lokasi
KKB Papua Serang Sinak Puncak Papua, Warga Jadi Korban Luka Tembak
Cuaca Kamis 16 April 2026: Jabodetabek Hujan, Sejumlah Kota Waspada Cuaca Ekstrem
Program Asta Cita, Polres Tanggamus Garap Lahan 1 Hektar untuk Bawang Putih

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:03 WIB

Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993

Kamis, 16 April 2026 - 11:57 WIB

Zambia Cabut Pajak BBM guna Lindungi Ekonomi dari Dampak Perang Iran

Kamis, 16 April 2026 - 10:50 WIB

DR Kongo Terima Puluhan Deportan Negara Ketiga dari Amerika

Kamis, 16 April 2026 - 09:48 WIB

Xi Jinping dan To Lam Sahkan Kemitraan Strategis Tingkat Tinggi

Kamis, 16 April 2026 - 07:49 WIB

Demo Besar di DPR RI Hari Ini, Polda Metro Jaya Imbau Warga Hindari Lokasi

Berita Terbaru

Babak baru di meja perundingan. Delegasi Israel dan Lebanon bertemu di Washington guna menjajaki perdamaian, namun perbedaan tajam mengenai pelucutan senjata Hezbollah dan syarat gencatan senjata masih membayangi stabilitas kawasan tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:03 WIB

Implementasi skema pihak ketiga. Republik Demokratik Kongo mulai menerima puluhan deportan non-nasional yang dikirim oleh Amerika Serikat, menandai babak baru dalam kerja sama migrasi dan pengamanan mineral kritis antara Kinshasa dan Washington. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

DR Kongo Terima Puluhan Deportan Negara Ketiga dari Amerika

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:50 WIB

Visi masa depan bersama. Presiden Tiongkok Xi Jinping menyambut Presiden Vietnam To Lam di Beijing guna mempererat aliansi ideologi dan memperluas kerja sama teknologi tinggi di tengah dinamika global tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Xi Jinping dan To Lam Sahkan Kemitraan Strategis Tingkat Tinggi

Kamis, 16 Apr 2026 - 09:48 WIB