Pelajar 14 Tahun Tewas di Tual, Komandan Brimob Minta Maaf dan Janji Proses Tegas

Senin, 23 Februari 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Pelajar Tewas di Tual, Bripda MS Jalani Sidang Etik di Polda Maluku. (Posnews/Ist)

Kasus Pelajar Tewas di Tual, Bripda MS Jalani Sidang Etik di Polda Maluku. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat, menyampaikan permintaan maaf resmi atas meninggalnya pelajar berinisial AT (14) di Kota Tual, Maluku.

Oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS diduga menganiaya korban hingga tewas.

Ramdani menyatakan duka mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan institusinya tidak mentolerir pelanggaran hukum oleh anggota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama pribadi dan pimpinan Korps Brimob, kami memohon maaf dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum,” tegas Ramdani, Senin (23/2/2026).

Selanjutnya, kasus ini ditarik dan ditangani Polda Maluku agar proses hukum berjalan cepat dan transparan.

Korps Brimob juga langsung melakukan evaluasi internal, termasuk prosedur penggunaan kekuatan dan perlengkapan saat patroli.

Kapolri Marah, Perintahkan Usut Tuntas

Terpisah, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memerintahkan pengusutan tuntas kasus tersebut. Ia menegaskan pelaku harus menerima hukuman setimpal.

Baca Juga :  Operasi Lilin 2025 Resmi Dimulai, 146 Ribu Personel Gabungan Amankan Nataru 2026

“Saya perintahkan agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku dihukum setimpal. Ini menodai marwah institusi yang seharusnya melindungi masyarakat,” ujar Listyo.

Kapolri mengaku geram atas peristiwa itu dan memastikan keadilan ditegakkan bagi keluarga korban.

Pada Senin (23/2/2026) pukul 14.00 WIT, Polda Maluku menggelar sidang etik terhadap Bripda MS.

Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto membuka sebagian proses sidang untuk umum, sementara tim Propam menutup tahapan pendalaman fakta sesuai aturan. Ia memastikan pihaknya akan mengumumkan hasil sidang tersebut secara terbuka kepada publik.

Selain itu, penyidik berkoordinasi dengan kejaksaan untuk mempercepat pemberkasan perkara pidana.

Kronologi Singkat

Insiden bermula saat patroli Brimob melakukan kegiatan cipta kondisi di wilayah Tual dan Maluku Tenggara pada Kamis (19/2/2026) dini hari. Saat menerima laporan dugaan keributan, petugas bergerak ke Desa Fiditan.

Baca Juga :  Korupsi Hutan Lampung, Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI

Di lokasi, dua sepeda motor melaju kencang. Bripda MS diduga mengayunkan helm taktikal sebagai isyarat.

Namun helm tersebut mengenai pelipis kanan korban hingga terjatuh. Tim medis RSUD Karel Sadsuitubun Langgur sempat merawat AT, namun dokter menyatakan korban meninggal dunia pada pukul 13.00 WIT.

Pasca kejadian, polisi langsung mengamankan dan menahan Bripda MS. Keluarga korban pun menuntut keadilan.

Kasus kematian pelajar di Tual ini menjadi sorotan nasional. Polri menegaskan komitmen menindak tegas anggota yang melanggar hukum demi menjaga kepercayaan publik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun
Kampung Ambon Kembali Disisir Polisi, 7 Orang Diamankan dan Sejumlah Senjata Disita
110 Aset Disita dalam Kasus Dana Syariah, Ribuan Korban Menanti Kepastian
Harta Pejabat Tak Sesuai LHKPN Bisa Dirampas? Ini Usulan Wakil Ketua KPK
Dini Hari di Cakung, 8 Remaja Diamankan Bersama Celurit Panjang
Terbongkar, Solar Olahan Diduga Dipoles agar Mirip BBM Industri Asli
Api Masih Mengintai di Lahan Gambut, 17.942 Hektare Karhutla Belum Padam
Terjatuh Usai 2 Motor Bersenggolan di Depok, Penumpang Vario Tewas Terlindas Truk

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kampung Ambon Kembali Disisir Polisi, 7 Orang Diamankan dan Sejumlah Senjata Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:21 WIB

110 Aset Disita dalam Kasus Dana Syariah, Ribuan Korban Menanti Kepastian

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Harta Pejabat Tak Sesuai LHKPN Bisa Dirampas? Ini Usulan Wakil Ketua KPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Dini Hari di Cakung, 8 Remaja Diamankan Bersama Celurit Panjang

Berita Terbaru