Polisi Tangkap Pria Ngaku Aparat Usai Aniaya 3 Pegawai SPBU Cipinang

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Terima Ditolak Isi BBM, Pria Pukul Pegawai SPBU di Pulogadung. (Posnews/Ist)

Tak Terima Ditolak Isi BBM, Pria Pukul Pegawai SPBU di Pulogadung. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi bergerak cepat. Tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur meringkus pria yang mengaku aparat setelah menganiaya tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim AKBP Dicky Fertoffan membenarkan penangkapan tersebut. “Sudah diamankan, satu orang,” tegas Dicky, Selasa (24/2/2026).

Insiden terjadi Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun, petugas SPBU menolak karena pelat nomor kendaraan tidak sesuai peruntukan.

Tak terima ditegur, pelaku diduga emosi dan langsung melakukan penganiayaan. Saat ini, polisi masih mendalami motif serta klaim pelaku yang mengaku sebagai aparat.

Baca Juga :  3 Prajurit TNI Gugur Dapat Santunan hingga Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Anumerta

Tiga Korban Luka, Satu Gigi Patah

Tiga pegawai yang menjadi korban yakni:

  • Ahmad Khoirul Anam (staf, 5 tahun bekerja)
  • Lukmanul Hakim (operator)
  • Abud Mahmudin (operator, 4 tahun bekerja)

Pelaku menampar Anam, memukul rahang Lukman, serta menghantam pipi Abud hingga giginya patah dan berdarah.

“Gigi saya patah setengah, berdarah karena kena saraf,” ujar Abud.

Akibat kejadian itu, para korban mengalami luka dan trauma. Pemilik SPBU 3413901, Ernesta, langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pulogadung. Korban juga telah menjalani visum.

Polisi Dalami Dugaan Penyalahgunaan Identitas

Selain penganiayaan, polisi menyelidiki dugaan pelaku mencatut atau menyalahgunakan identitas aparat untuk mengintimidasi korban.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan pekerja SPBU dan dugaan penyalahgunaan atribut aparat.

Polisi memastikan proses hukum berjalan dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas
Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong
Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat
PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?
Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?
5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam
49 Siswa MTs di Cilegon Keracunan Usai Menyantap MBG, Polisi Selidiki Dapur SPPG
Panduan Membangun Smart Home Budget Minimalis: Mulai dari Mana?

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:14 WIB

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong

Jumat, 17 April 2026 - 15:04 WIB

Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 14:58 WIB

PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?

Jumat, 17 April 2026 - 12:40 WIB

Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?

Berita Terbaru