JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jelang Idul Fitri 2026, aparat bergerak cepat! Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya turun langsung mengacak-acak data stok dan harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali menjelang lonjakan permintaan saat Lebaran.
Polisi tak ingin ada celah bagi spekulan yang memainkan harga atau menimbun barang kebutuhan masyarakat.
Monitoring yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dipimpin Kanit 3 Subdit I Indag AKP Rheditya Alfa Hendy bersama perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Petugas menyisir satu per satu lapak pedagang, mulai dari beras, minyak goreng, cabai, bawang, hingga daging.
Stok Aman, Tapi Sejumlah Harga Masih Tinggi
Hasil pengecekan menunjukkan stok relatif aman, meski beberapa komoditas masih berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP).
Beras premium dijual Rp15.000 per kilogram dengan stok sekitar 0,5 ton. Sementara beras SPHP dipatok Rp12.500 per kilogram dengan ketersediaan 75 kilogram.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk minyak goreng merek Minyakita, harga masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Stoknya pun terbilang cukup, yakni 4.800 liter kemasan 1 liter dan 1.200 liter kemasan 2 liter.
Namun demikian, harga cabai rawit merah masih pedas di angka Rp110.000 per kilogram.
Cabai merah keriting dan cabai merah besar dijual Rp50.000 per kilogram. Bawang putih Rp50.000 per kilogram dan bawang merah Rp65.000 per kilogram.
Sementara itu, daging ayam ras dijual Rp40.000 per kilogram. Daging sapi paha depan Rp130.000 per kilogram dan paha belakang Rp140.000 per kilogram.
Telur ayam ras menyentuh Rp32.000 per kilogram dan gula konsumsi Rp18.000 per kilogram.
Beberapa komoditas seperti ayam, telur, cabai, dan bawang masih tercatat di atas HAP, sehingga aparat akan terus melakukan pengawasan ketat.
Polisi Pastikan Distribusi Lancar Jelang Lebaran
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan pihaknya akan rutin melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional dan pusat distribusi.
“Kami akan lakukan pengawasan berkala agar distribusi tetap lancar dan harga sesuai ketentuan. Kami juga mengajak pedagang tidak memainkan harga, sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan tenang menjelang Lebaran,” tegasnya.
Dengan pengawasan intensif ini, Polda Metro Jaya memastikan stabilitas harga bahan pokok di Jakarta tetap terjaga.
Aparat juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat jika menemukan praktik penimbunan atau lonjakan harga tak wajar menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. (red)
Editor : Hadwan





















