Dokter Kepala Puskesmas di Karimun Diciduk Ditresnarkoba Polda Kepri Terkait Sabu

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Ditresnarkoba Polda Kepri mengamankan tersangka kasus sabu di Kabupaten Karimun dalam pengembangan perkara curanmor. (Posnews/Ist)

Petugas Ditresnarkoba Polda Kepri mengamankan tersangka kasus sabu di Kabupaten Karimun dalam pengembangan perkara curanmor. (Posnews/Ist)

KARIMUN, POSNEWS.CO.ID – Kasus narkoba menyeret seorang dokter berinisial BS yang menjabat Kepala Puskesmas Moro, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau menangkap BS pada Kamis, 19 Februari 2026.

Pengungkapan ini bermula dari pengembangan kasus penadahan kendaraan bermotor (curanmor) yang lebih dulu ditangani Ditreskrimum Polda Kepri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka bernama Marzuki.

Saat menangkap Marzuki, penyidik menemukan sembilan paket sabu dengan berat bruto 1,18 gram. Temuan itu langsung mengubah arah penyelidikan ke dugaan jaringan peredaran narkotika.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Suyono melalui Kasubdit I Ditresnarkoba Kompol Komarudin menjelaskan, pihaknya segera mendalami asal-usul sabu tersebut.

Baca Juga :  FBI dan PT Pegadaian Bantu Polri Periksa Barang Bukti Kasus Febrie

“Awalnya tersangka diamankan dalam kasus penadahan curanmor. Namun saat penggeledahan, anggota menemukan sembilan paket sabu seberat 1,18 gram,” ujar Komarudin, Rabu (25/2/2026).

Dalam pemeriksaan, Marzuki mengaku mendapatkan sabu dari BS. Berdasarkan pengakuan itu, tim opsnal bergerak cepat dan menangkap BS di ruang kerjanya di Puskesmas Moro sekitar pukul 14.00 WIB.

Selanjutnya, polisi menggeledah rumah dinas BS. Petugas menemukan satu set alat hisap sabu (bong) yang terbuat dari botol plastik dan tersimpan di lemari kamar.

Namun, polisi tidak menemukan barang bukti sabu saat penggeledahan berlangsung.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Bongkar 3 Laboratorium Narkoba dan Sita 17,45 Ton Barang Bukti

Saat diinterogasi, BS mengaku pernah memperoleh sabu dari seorang pria bernama Awang Pendek.

Nama tersebut sebelumnya juga telah diamankan Ditreskrimum Polda Kepri dalam perkara curanmor. Meski demikian, BS membantah telah menyerahkan sabu kepada Marzuki.

Kini, penyidik membawa BS ke kantor Ditresnarkoba Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta menelusuri dugaan jaringan peredaran narkoba yang terkait dengan kasus ini.

Kasus ini menambah daftar panjang penindakan narkotika di wilayah Kepulauan Riau. Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat, tanpa pandang jabatan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing
Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya
14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film
481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini
Baru Hari Pertama, E-TLE Rekam 103.779 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026
Aksi Anak Tiris di Jakarta Utara Bahayakan Pengendara, Warga Minta Patroli
Aksi Sigap Satpam Rusun Kapuk Muara Gagalkan Dugaan Pencurian Motor

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:35 WIB

14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini

Berita Terbaru