Ukraina dan Rusia Pulangkan 1.000 Tawanan Perang Melalui Mediasi AS-UEA

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

DONETSK, POSNEWS.CO.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi garis depan timur pada Jumat, tepat saat negaranya merampungkan salah satu pertukaran tawanan perang (POW) terbesar sejak invasi bermula lima tahun lalu.

Zelenskyy menemui pasukan di kota Druzhkivka dan Kostiantynivka, wilayah di Donetsk yang kini menjadi titik konsentrasi kekuatan militer Rusia. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat mental prajurit menjelang laporan intelijen mengenai persiapan ofensif musim semi oleh Moskow. “Semakin kuat kita di arah timur, semakin kuat pula posisi kita dalam proses negosiasi,” tegas Zelenskyy kepada prajurit dari Brigade Mekanik Terpisah ke-28.

Detail Pertukaran 1.000 Personel

Operasi pemulangan tawanan ini berlangsung selama dua hari berturut-turut. Utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, mengonfirmasi bahwa total 1.000 individu telah kembali ke rumah masing-masing setelah mencapai kesepakatan dalam negosiasi trilateral di Jenewa baru-baru ini.

Pada hari Jumat, masing-masing pihak menukar 300 personel militer. Sehari sebelumnya, sebanyak 200 tawanan dari tiap sisi juga telah melintasi perbatasan. Selain personel militer, Zelenskyy mengonfirmasi kembalinya dua warga sipil Ukraina. Rekaman video menunjukkan momen emosional saat puluhan pria keluar dari bus putih besar sembari melambaikan tangan kepada petugas penjaga perbatasan. “Aku sudah di rumah, ibu tersayang. Aku mencintaimu,” ujar salah satu tentara melalui sambungan telepon seluler.

Peran Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab

Kementerian Pertahanan Rusia memberikan apresiasi atas peran mediator dalam kesuksesan misi kemanusiaan ini. Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab (UEA) bertindak sebagai penengah utama yang menjembatani komunikasi antara Kyiv dan Moskow.

Keberhasilan ini menandai pertukaran tawanan kedua sepanjang tahun 2026. Pertukaran sebelumnya terlaksana pada awal Februari pasca-pembicaraan damai di Abu Dhabi. Steve Witkoff menekankan bahwa meskipun jalur militer masih membara, Washington terus menekan kedua belah pihak guna mencari solusi diplomatik permanen, sejalan dengan visi kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump.

Baca Juga :  Trump Tunda Serangan ke Iran Saat Teheran Perketat Cengkeraman di Hormuz

Penundaan Negosiasi Akibat Krisis Iran

Meskipun pertukaran tawanan berjalan lancar, rencana perundingan damai putaran baru yang sedianya berlangsung awal Maret harus mengalami penundaan. Krisis besar di Timur Tengah menjadi penyebab utamanya.

Serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu aksi balasan hujan misil dari Teheran yang menyasar pangkalan militer AS di wilayah Teluk. Kekacauan geopolitik ini memaksa para diplomat senior mengalihkan fokus mereka dari Eropa Timur. Namun demikian, Steve Witkoff menegaskan bahwa diskusi tetap berjalan di belakang layar. “Kami mengantisipasi kemajuan tambahan dalam minggu-minggu mendatang,” tulis Witkoff melalui platform X, memberikan sinyal bahwa AS tidak akan membiarkan momentum perdamaian Ukraina hilang begitu saja.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay
Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu
Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus
Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle
Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang
Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun
Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan
Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:24 WIB

Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru

Lompatan terbesar seri POVA. TECNO merilis POVA 8 5G bertenaga Dimensity 7100, baterai raksasa 8.000 mAh, serta fitur lampu interaktif Alive Matrix Display. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Baterai Monster 8.000 mAh dan Layar AMOLED 144 Hz

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:00 WIB

Langkah tegas Presiden Senegal. Bassirou Diomaye Faye meresmikan partai baru bernama Kiiraay di tengah perselisihan politik bersama Ousmane Sonko. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:30 WIB

Langkah tegas pemerintah Brasil. Kementerian Luar Negeri Brasil menolak permohonan visa dua pejabat Departemen Luar Negeri AS di tengah tuduhan intervensi pemilu dan perang tarif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:00 WIB