Debt Collector Diduga Rampas Motor dan Aniaya Pengendara di Daan Mogot

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal komplotan yang mengaku sebagai debt collector pecah di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (3/3) sekitar pukul 05.10 WIB.

Mereka diduga merampas sepeda motor sekaligus menganiaya seorang pengendara di tengah jalan.

Korban saat itu melaju ke arah Tangerang. Namun tiba-tiba empat pria yang mengendarai dua sepeda motor memepet dan menghentikannya di depan sebuah pabrik kaleng.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, pelaku langsung menarik kunci motor dan menuduh korban menunggak cicilan.

Korban membantah tudingan tersebut. Ia mengaku baru membayar cicilan pada 28 Februari lalu.

Baca Juga :  Pemerasan Sadis di Tangerang, Pria Dihadang dan Ditodong Celurit - Motor Raib Sekejap

Meski begitu, pelaku tetap mengintimidasi, memukul, lalu mendorong korban ke kali di sisi jalan.

Akibatnya, komplotan tersebut membawa kabur sepeda motor, tas, ponsel, dompet, KTP, kartu identitas kerja, hingga uang tunai milik korban.

Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, memastikan pihaknya menyelidiki kasus dugaan perampasan dan penganiayaan tersebut.

Namun hingga kini korban belum membuat laporan resmi.

“Kami dalami informasinya. Sampai saat ini korban belum melapor ke Polsek Kalideres,” ujarnya, Rabu (4/3).

Merespons maraknya aksi premanisme berkedok “mata elang” di kawasan Daan Mogot, polisi langsung meningkatkan patroli rutin, khususnya di jalur rawan.

Baca Juga :  Imigrasi Tunggu Polisi, Deportasi Woodyrman Masih Tergantung Proses Hukum

Edukasi untuk Warga

Masyarakat perlu memahami, penarikan kendaraan oleh perusahaan pembiayaan wajib mengikuti prosedur hukum dan tidak boleh disertai kekerasan. Jika mengalami intimidasi atau perampasan di jalan, segera:

  • Catat ciri pelaku dan kendaraan.
  • Hindari perlawanan yang membahayakan diri.
  • Laporkan ke kantor polisi terdekat atau layanan 110.

Polisi menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme yang meresahkan warga Jakarta Barat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh
Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing
Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya
14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan
Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar
Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca dan Suhunya
Baru Hari Pertama, E-TLE Rekam 103.779 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026
Aksi Anak Tiris di Jakarta Utara Bahayakan Pengendara, Warga Minta Patroli

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:35 WIB

14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar

Berita Terbaru